Breaking News:

Luar Negeri

Hasil Jajak Pendapat Parlemen Israel, Tidak Ada Harapan untuk Perdamaian bagi Palestina-Israel

Hasil awal dari jajak pendapat yang dilakukan pada parlemen Israel tidak menunjukkan prospek ke arah perdamaian antara Palestina dan Israel.

Anadolu Agency
Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh pada hari Rabu (24/3/2021). 

SERAMBINEWS.COM. TUBAS PALESTINA - Hasil awal dari jajak pendapat yang dilakukan pada parlemen Israel tidak menunjukkan prospek ke arah perdamaian antara Palestina dan Israel.

Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh pada hari Rabu (24/3/2021).

Melansir dari Anadolu Agency, Kamis (25/3/2021) saat melakukan kunjungan ke Tubas, Tepi Barat yang diduduki oleh Israel, Mohammad Shtayyeh menjelaskan agenda politik partai dalam pemilihan Israel.

"Agenda politik dari partai-partai pemenang dalam pemilihan Israel menunjukkan bahwa tidak ada mitra politik untuk Palestina dalam proses perdamaian," katanya.

Mohammad Shtayyeh juga menyebut politik di Israel di dominasi oleh sayap kanan (Likud-sebuah partai politik sayap kanan di Israel).

Menurut hasil yang diumumkan media Israel pada Selasa (23/3/2021) malam, partai Likud Netanyahu memenangkan 30 kursi di parlemen.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa kubu Netanyahu yang terdiri dari Likud dan sekutu partai sayap kanan, gagal memenangkan 61 kursi di Knesset.

Mereka hanya berhasil memperoleh sebanyak 59 kursi di parlemen.

Hasilnya menunjukkan bahwa partai-partai sayap kanan, beberapa di antaranya anti-Netanyahu, mendominasi Knesset.

Baca juga: Partai Arab Palestina Membuat Kejutan Besar dalam Pemilu Israel, Dapat Bergabung di Pemerintahan

Shtayyeh meminta komunitas internasional untuk 'menghentikan serangan Israel di tanah, air dan properti Palestina.'

Halaman
123
Penulis: Syamsul Azman
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved