Breaking News:

Festival Tari Kreasi

“TUBE”  Juara Festival Tari Kreasi Baru Aceh, Raih hadiah 10 Juta

Sanggar Renggali mempersembahkan karya tari kreasi berjudul “Tube,” suatu ramuan berupa minyak yang diracik khusus untuk mencelakai orang.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Teuku Aga Renggali 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Satu lagi kisah sukses diraih Teuku Aga Renggali. Melalui Sanggar Renggali yang ia pimpin, berhasil meraih juara pertama Festival Tari Kreasi Baru 2021 yang diselenggarakan Disbudpar Provinsi Aceh yang diumumkan Rabu (24/3/2021) malam dan disiarkan melalui Facebook Serambinews.com. Peserta festival berjumlah 13 grup.

Aga, merasa bersyukur atas raihan prestasi tersebut. “Alhamdulillah, ini adalah prestasi Sanggar Renggali secara keseluruhan. Berkat kekompakan dan kerja keras, bisa mencapai kemenangan,” kata Aga, Jumat (26/3/2021).

Atas kemenangan tersebut Sanggar Renggali berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp 10 juta , piala dan piagam.

Sanggar Renggali mempersembahkan karya tari kreasi berjudul “Tube,” suatu ramuan berupa minyak yang diracik khusus untuk mencelakai orang.

Fungsi “tube” untuk meracuni bahkan menghilangkan nyawa orang.

Minyak “Tube” diperoleh dari hati anak bayi yang direbus dan biasanya dikemas dalam botol dan disimpan oleh pemiliknya di rumah.

Proses peracikan “Tube” tersebut biasanya dilakukan di hutan atau di dekat rawa-rawa (paya-paya) yang penuh rahasia.

Baca juga: VIDEO Sekelompok Orang Konvoi Bawa Bendera Bintang Bulan di Lhokseumawe, Jatuh Bangun Dicegat Polisi

Baca juga: Hasil FP1 MotoGP Qatar 2021 - Franco Morbidelli Tercepat, Disusul Aleix Espargaro dan Rossi Posisi 9

Baca juga: Guru Ngaji Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Dibunuh saat Hendak Isi Pengajian, Jasad Penuh Luka

Baca juga: Pria Ini Bunuh Selingkuhan Istri, Pelaku Sakit Hati Istrinya Selingkuh dengan Pria 66 Tahun

Sanggar Renggali dengan koreografer Teuku Aga Renggali mengangkat inspirasi itu dalam bentuk tari kreasi yang dibawakan begitu ekspresif.

Dewan juri terdiri dari Zulkifli, Imam Juaini dan Khairul Anwar, memutuskan Sanggar renggali juara pertama.

Juara kedua diraih Sanggar Budaya Aceh Nusantara, memperoleh uang tunai  Rp 8,5 juta. 

Juara tiga diraih Hima Sendratasik mendapat hadiah uang tunai Rp 7 juta.

Juara harapan satu diraih Ariol Dance Thetre mendapat hadiah Rp 5,5 juta dan harapan kedua Sanggar Geunaseh  menerima hadiah Rp 3,5 juta.

Baca juga: Kapal Perang Rusia Menuju Laut Barents, Siap Uji Coba Lagi Rudal Hipersonik Tsirkon

Baca juga: VIDEO Wanita yang Diduga Open BO Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Hotel

Baca juga: Konvoi Bawa Bendera Bintang Bulan di Lhokseumawe Dibubarkan Polisi, Puluhan Sepeda Motor Diamankan

Hadiah diserahkan Kepala Disbudpar Aceh diwakili Kabid Adat dan Budaya Evi Mayasari.

“Semua tampak bersemangat dan mengeluarkan kemampuan maksimal. Dengan kreativitas ini bisa menambah khasanah kreasi tari di Aceh. Tidak mudah memang berkarya di tengah pandemi Covid saat ini,” kata Evi.

Festival kreasi tari Aceh ini, lanjut Evi merupakan strategi Disbudpar Aceh untuk mengembalikan semangat para pegiat seni setelah sekian lama vakum akibat pandemi.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved