Berita Aceh Barat
Tujuh Desa di Aceh Barat Terendam Banjir
“Ketinggian air bervariasi dari 10 hingga 1 meter, dan sejauh ini tidak ada warga yang mengungsi,” kata Keuchik Gampong Baro KB, M Nasir.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Nurul Hayati
“Ketinggian air bervariasi dari 10 hingga 1 meter, dan sejauh ini tidak ada warga yang mengungsi,” kata Keuchik Gampong Baro KB, M Nasir kepada Serambinews.com, Jumat (26/3/2021).
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Hujan deras yang mengguyur kawasan Aceh Barat menyebabkan tujuh desa di Kecamatan Woyla Timur terendam banjir, Jumat (26/3/2021) yang terjadi sejak Kamis malam.
Sejumlah desa yang terendam banjir itu masing-masing Desa Buket Meugajah, Blang Makmu, Gampong Baro KB, Alue Meuganda, Tuwi Empeuk, Alue Seuralen, dan Desa Rambong Pinto.
“Ketinggian air bervariasi dari 10 hingga 1 meter, dan sejauh ini tidak ada warga yang mengungsi,” kata Keuchik Gampong Baro KB, M Nasir kepada Serambinews.com, Jumat (26/3/2021).
Disebutkan, bahwa banjir yang terjadi itu merupakan banjir yang rutinitas terjadi setiap tahunnya.
Ia menambahkan, kondisi banjir yang terjadi di 7 desa tersebut, termasuk desa yang dipimpinnya itu kini kondisi air mulai surut.
Hal itu karena sebagian sungai di daerah tersebut, telah dilakukan normalisasi oleh pemerintah.
Baca juga: Ade Londok Jatuh dari Tangga hingga Penyumbatan Darah di Kepala dan Kritis, Ibunya Nangis Minta Maaf
Banjir yang melanda di 7 desa tersebut terjadi di kemukiman Krueng Bhee, Kecamatan Woyla Timur.
Sementara desa yang yang terparah dilanda banjir, terdapat di Desa Gampong Baro KB, Blang Makmu dan di Desa Alue Seuralen dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 1 meter.
Ia menambahkan, kondisi banjir tersebut tidak semua rumah yang terendam banjir.
Akan tetapi sebagian rumah saja di desa-desa yang terkena dampak banjir tersebut, karena berada di dataran yang rendah. (*)
Baca juga: Distanbun Aceh Launching Label Benih Padi Berbarcode
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/smp-yang-tergenang-banjir-di-kawasan-kemukiman-krueng-bhee-kecamatan-woyla-timur-1.jpg)