Breaking News:

Jurnalisme Warga

Maraknya Fenomena Gadai SK PNS

Awal tahun 2021 merupakan kabar gembira sekaligus tanggal yang sakral bagi pejuang calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang telah dinyatakan lulus

Editor: bakri
Maraknya Fenomena Gadai SK PNS
IST
MUHADI KHALIDI, Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Anggota Komunitas Menulis Pematik Chapter Aceh Tenggara, melaporkan dari Kutacane

MUHADI KHALIDI, Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Anggota Komunitas Menulis Pematik Chapter Aceh Tenggara, melaporkan dari Kutacane

AWAL tahun 2021 merupakan kabar gembira sekaligus tanggal yang sakral bagi pejuang calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang telah dinyatakan lulus oleh pemerintah.

Ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu, khususnya oleh mereka yang menerima surat keputusan (SK) CPNS periode 2019 yang sempat melalui jalan panjang karena dampak pandemi Covid-19.

Di awal, saya ingin mengucapkan selamat kepada para CPNS, semoga dapat berkontribusi dalam mengemban tugas negara.

Fenomena pembagian SK CPNS memang sempat marak di sana-sini, hal tersebut tak terlepas dari hebohnya berbagai status para CPNS yang memuat foto suka citanya di berbagai akun sosial media.

Namun, ada satu fenomena yang unik bagi PNS yang telah menerima SK. Fenomena ini sudah menjadi rahasia umum di bumi nusantara dan sulit rasanya untuk dihilangkan.

Yaitu, fenomena titip SK (gadai SK) di bank tertentu, guna memperoleh pinjaman uang dalam jumlah besar. Tentunya dengan persyaratan dan ketentuan yang telah disetujui bersama.

Setelah SK resmi tergadai dan uang pinjaman dicairkan, maka setiap bulannya pihak bank akan memotong gaji para pegawai yang menitipkan SK sampai batas waktu yang telah ditentukan.

Bisa dibilang, waktu peminjaman uang dengan jaminan SK lazimnya akan memakan waktu yang cukup lama, ada yang lima tahun, sepuluh, bahkan ada yang menitip sampai di atas 20 tahun, tergantung jumlah pinjaman yang diambil.

Tentu saja pihak yang menitipkan SK-nya ke bank memiliki alasan variatif,  seperti: membuka usaha, membeli mobil, rumah, dan bahkan membayar utang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved