Breaking News:

Bocah 12 Tahun Tewas Setelah Granat yang Dibeli di Pasar Antik Meledak, Awalnya Dikira Tak Aktif

Menurut pihak berwenang, benda tersebut merupakan granat tangan di era Perang Dunia II.

Editor: Amirullah
KOMPAS.COM
FOTO HANYA ILUSTRASI - Granat yang dipegang Alexander Sasha Chechik. Sasha tewas setelah granatnya meledak. 

Setelah penyelidikan lebih lanjut, para petugas sekarang memperingatkan bahwa granat lain yang dibeli dari vendor yang sama pada Juni 2020 mungkin mengandung bahan peledak dan bisa berbahaya bagi publik.

"ATF meminta siapa saja membeli granat dari Fancy Flea Antique Mall pada Juni 2020 untuk menghubungi Charlotte Field Division atau Divisi Lapangan Washington," kata badan itu dalam sebuah pernyataan.

()Ilustrasi granat (Flickr/ Hadley Paul Garland)

Baca juga: Pemuda Ini Bawa 6 Senjata Api Berisi Peluru, Disergap Polisi AS di Kamar Mandi Supermarket

Baca juga: LINK Live Streaming MotoGP Qatar 2021 di & Fox Sports 2, Rossi Menempati Posisi Keempat

Tracie Cooper, administrator distrik untuk Kantor Kepala Pemeriksa Medis di Virginia, mengatakan Hurley meninggal akibat luka tembus di kepala, badan dan ekstremitas, lapor Bristol Herald Courier.

Menurut surat kabar itu, kematian Hurley dianggap sebagai kecelakaan, tetapi pihak berwenang masih menyelidikinya.

Dalam berita kematiannya, ayah Hurley mengatakan anak itu meninggal "dalam kecelakaan yang mengerikan di rumah kami."

"Dia adalah anak laki-laki berhati lembut yang merupakan teman bagi semua orang yang dia temui. Hurley memang pendiam, tapi suka tersenyum dan tertawa. Selera humornya yang aneh dan unik menyentuh semua orang yang mengenalnya," tambahnya.

Baca juga: Jarang Diketahui, Ini yang Terjadi Pada Tubuh Jika Minum Air Dingin Setelah Berolahraga

Nenek di China Berikan Granat Hidup pada Cucunya karena Dikira Mainan, 3 Tahun Tak Curigai Apa-apa

Seorang wanita di China syok setelah mengetahui "bola besi" yang ia beri pada cucunya 3 tahun lalu ternyata granat hidup.

Seperti yang dilansir dari Nextshark, polisi menemukan granat tersebut di komplek perumahan di Suzhou, Provinsi Jiangsu setelah menangani kasus serupa pada 9 September.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved