Senin, 4 Mei 2026

Berita Aceh Tengah

Andi Gayo Sesalkan Pernyataan Wali Nanggroe Malik Mahmud

Pernyataan Wali Nanggroe (WN) Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar, yang mengatakan tuntutan pemekaran Aceh merupakan tindakan memecah belah yang bodoh....

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Andi Gayo. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWSMCOM, JAKARTA - Pernyataan Wali Nanggroe (WN) Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar, yang mengatakan tuntutan pemekaran Aceh merupakan tindakan memecah belah yang bodoh,  telah menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk dari Andi Gayo, Pemuda Bener Meriah.

Andi Gayo, dalam pernyataannya Senin (29/3/2921)  mengatakan, ucapan Malik Mahmud itu sungguh melukai hati rakyat Aceh yang berjuang untuk ALA. Kata-kata "Bodoh sekali" itu mestinya jangan keluar dari tokoh adat ini. Bagaimana pun, teman-teman ALA itu kan rakyat kita Aceh juga. Mestinya tokoh adat bersikap lebih bijak.

Karena dalam negara demokrasi, jangankan hanya menyuarakan pemekaran di Aceh, bahkan menyuarakan agar Malik Mahmud turun dari jabatannya juga sah-sah saja. Karena Undang-Undang kita membolehkan itu.

"Negara ini menjamin hak-hak rakyatnya untuk menyampaikan aspirasi. Rakyat boleh menyampaikan pendapat, baik melalui tulisan ataupun lisan," ujar Andi kepada awak media.

Andi juga mengatakan, kalau Malik Mahmud tak setuju dengan upaya teman-teman ALA untuk pisah dari Provinsi Aceh, jangan mengatakan mereka bodoh. Sama saja membuat mereka tambah panas.

Cari tau kenapa mereka bergejolak. Mestinya sebagai orangtua, Malik Mahmud merangkul mereka, gunakan kata-kata persuasif yang menyejukkan, beri mereka nasihat dan penjelasan, sehingga enak didengar dan tidak akan menimbulkan gejolak keributan.

"Saya juga kurang setuju Aceh ini dimekarkan lagi, oleh karena itu saya minta Malik Mahmud lebih bijak dan hati-hati dalam berucap. Karena ucapan kotor itu sudah terucapkan, maka sebaiknya Wali Naggroe minta maaf kepada rakyat Aceh. Ini demi kerukunan Aceh," ujar Andi Gayo.

"Jangan membodoh-bodohi rakyat, beri mereka pemahaman, beri mereka penjelasan dan pencerahan, biar Aceh ini menyatu dan tak terpecah-pecah. Siapa pun kalau dibilang bodoh pasti marah, termasuk Malik Mahmud itu sendiri," ujar Andi bernada kesal.

Agar gejolak di tubuh Aceh bisa redam, tokoh-tokoh Aceh agar menjaga ucapannya ketika bertutur. Jangan bikin gaduh yang mengakibatkan timbul lagi berbagai gejolak.(*)

Baca juga: Piala Menpora 2021 - Bali United Pimpin Klasemen Grup D usai Gempur Persiraja 2-0

Baca juga: Kemendagri, Kemensos dan Forum Rektor Indonesia Jalin Kerjasama Pengelolaan Data Desa Presisi

Baca juga: Bermasalah NIK, Ratusan Penerima Bansos Tunai di Pidie Terancam Dicoret

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved