Banjir Genangi Lintas Meulaboh-Woyla
Hujan lebat yang terjadi beberapa hari terakhir mulai menyebabkan banjir yang menggenangi jalan Ateung Teupat
MEULABOH - Hujan lebat yang terjadi beberapa hari terakhir mulai menyebabkan banjir yang menggenangi jalan Ateung Teupat, lintas Meulaboh-Woyla, kawasan Layung, Kecamatan Bubon, Minggu (28/3/2021). Ketinggian air di jalan yang sudah mencapai 50 cm membuat lalu lintas di kawasan itu terganggu.
Amatan Serambi, banyak warga di lokasi menawarkan jasa angkut kendaraan roda dua untuk menerobos genangan banjir. Mereka menggunakan becak barang untuk mengangkut sepeda motor pelintas dengan tarif Rp 10 ribu per kendaraan.
"Hanya Rp 10 ribu untuk jasa angkut kendaraan roda dua sekali menyeberang," kata Ariyunis, pemilik becak yang menawarkan jasa angkut kendaraan roda dua di lokasi, Minggu (28/3/2021).
Menurutnya, genangan di badan jalan mulai terjadi sejak Sabtu (27/3/2021) sore. Namun pada Minggu pagi, kondisi air semakin tinggi hingga mencapai 50 cm. Tak sedikit pengendara roda dua yang menggunakan jasa angkut kendaraan saat tiba di lokasi banjir Ateung Teupat.
Warga yang menawarkan jasa angkut sepeda motor terlihat standby di lokasi banjir. Dengan becak barang yang sudah dimodifikasi, mereka mampu mengangkut sepeda motor menerobos genangan banjir tersebut.
Mobil Masih Bisa Lewat
Berdasarkan pantauan Serambi, kemarin, hujan masih mengguyur lintas Meulaboh-Woyla, kawasan Layung, Kecamatan Bubon. Meskipun genangan air semakin tinggi, kendaraan roda empat atau mobil masih bisa menerobos banjir di lintasan tersebut dengan ekstra hati-hati.(c45)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemilik-becak-barang-mengangkut-sepeda-motor-menerobos-banjir.jpg)