Breaking News:

Bom Bunuh Diri

FKUB Kota Langsa Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makasar

Mantan Ketua MPU Langsa ini juga menyampaikan turut berduka atas para korban dalam peristiwa tersebut dan kepada para keluarga korban, semoga diberi k

Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Ketua FKUB Kota Langsa Dr Tgk Zulkarnain MA. 

Laporan Zubir I Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Langsa mengutuk aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Kota Makasar, Sulawesi Selatan, yang terjadi Minggu (28/3/2021) pagi.

"Tidak ada satu agama pun yang mengajarkan perbuatan teroris, apalagi perbuatan teroris itu telah merobek-robek nilai luhur kemanusiaan," ujar Ketua FKUB Kota Langsa, Dr H Zulkarnain, MA, Senin (29/3/2021).

Menurut H Zulkarnain akrap disapa Abu Chik Diglee ini, hanya orang yang tidak beradab dan tidak berprikemanusiaan, yang tega melakukan tindakan teroris seperti itu.

"Sekali lagi FKUB Kota Langsa mengutuk keras tindakan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral, Kota Makasar, Sulawesi Selatan itu," sebutnya.

Wanita 51 Tahun Tewas Tanpa Busana, Dibunuh Secara Keji, Ini Pengakuan Pelaku Lucuti Baju Korban

Rohingya Tersisa di BLK Segera Dipindah ke Medan

VIDEO Mobil Depannya Belok Sembarangan dan Mengenai Mobil Lain, Emak-emak Ngamuk dan Merepet

Mantan Ketua MPU Langsa ini juga menyampaikan turut berduka atas para korban dalam peristiwa tersebut dan kepada para keluarga korban, semoga diberi ketabahan.

Dikatakan Abu Chik Diglee, seluruh umat beragama di NKRI harus mewaspadai segala bentuk upaya membenturkan suatu agama terhadap agama lain.

Umat beragama juga harus terus mengobarkan semangat persatuan dan kerukunan, baik intern agama, antar agama, maupun antar agama dengan pemerintah.

Abu Chik Diglee menilai perbuatan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral itu merupakan perbuatan nirhumanistik (tidak berperikemanusiaan) dan tidak beradab.

Perbuatan seperti itu adalah perbuatan yang terlarang di dalam agama apapun yang mengajarkan tetang kedamaian dan kebaikan.

"Anak bangsa harus berani menolak segala bentuk perbuatan yang tidak manusiawi dan jauh dari nilai-nilai kebaikan yang diajarkan agama," tutup Abu Chik Diglee.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved