Breaking News:

Kupi Beungoh

Kami Khawatirkan Mutu Anak di Sekolah

Saya selaku wali siswa merasa pilu dan sesak dada tatkala membaca fakta anak-anak Aceh tidak mampu menjawab soal-soal UTBK.

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Handover
Deni Satria orang tua siswa, tinggal di Banda Aceh. 

Oleh: Deni Satria*)

MENGIKUTI Trending Topik dalam beberapa hari terakhir terkait pendidikan Aceh sebagaimana yang diberitakan oleh Serambinews.com di rubrik Kupi Beungoh yang diwartakan oleh Hasan Basri M. Nur.

Hasan Basri mengulas sisi suram kualitas pendidikan Aceh yang ternyata sangat jauh tertinggal dan kalah saing dengan siswa-siswi dari daerah lain di Indonesia.

Pendidikan Aceh di Zona Merah, Pejabat Masih Lambong-lambong Kupiah” demikian judul pertama yang ditayangkan serambinews.com.

Belum genap sepuluh hari jilid pertama lambong-lambong kupiah, kembali rubrik Kupi Beungoh menyajikan ulasan dari Hasan Basri dengan judul “Siswa Syok Lihat Soal UTBK, Pejabat Lanjutkan Lambong-Lambong Kupiah”.

Saya selaku wali siswa merasa pilu dan sesak dada tatkala membaca fakta anak-anak Aceh tidak mampu menjawab soal-soal UTBK yang disajikan pada tahun 2020.

Saya bertanya-tanya, akankah Lambong-lambong Kupiah jilid ketiga dengan data dan fakta baru tentang kegagalan pendidikan Aceh segera dirlis di Serambinews.com?

Baca juga: Kenaikan Pangkat Tepat Waktu, Reformasi Birokrasi yang Pantas Disyukuri

Baca juga: Jejak Langkah Nova: Merajut Mimpi Pendahulu

Aneh Tapi Nyata

Menyimak dan mengikuti trending topik terkait dunia pendidikan di Aceh saat ini memang sungguh menyedihkan, sekaligus memalukan.

Sudah sepatutnya kita memberikan apresiasi kepada Hasan Basri M. Nur yang tergerak langkahnya untuk mengangkat rubrik tentang dunia pendidikan di Aceh, di mana selama ini kami selaku orang tua siswa tidak pernah terpikir akan hal tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved