Susun Program Kerja, Pengprov Ikasi Aceh Gelar Raker
Ketua Umum Ikasi Aceh, M Nasir SIP MPA menyebutkan, raker kali ini membahas dan menetapkan beberapa program kerja.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengprov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Aceh menggelar Rapat kerja (Raker) di Banda Aceh, Sabtu (27/3/2021).
Dalam kegiatan itu agenda utamanya adalah penyusunan program kerja tahun 2021-2022.
“Raker kali ini diikuti oleh 34 peserta dari 17 Pengcab kabupaten/kota se-Aceh,” kata Husaini, Ketua Panitia Raker Ikasi Aceh tahun 2021.
Raker yang rutin yang dilaksanakan tiap tahunnya tersebut dibuka oleh Wakil Ketua II KONI Aceh, Drs Bahctiar Hasan MPd.
Ketua Umum Ikasi Aceh, M Nasir SIP MPA menyebutkan, raker kali ini membahas dan menetapkan beberapa program kerja.
Program kerja itu meliputi pelaksanaan Pelatda bagi atlet yang tengah dipersiapkan untuk PON Papua tahun 2021.
Kemudian, rencana pelaksanaan Kejurda Kadet Junior pada September 2021.
Berikutnya, persiapan Pra-PORA 2021 dan PORA 2022.
Serta terakhir coaching clinic bagi para pelatih di Aceh.
Pada kesempatan tersebut, ia juga melaporkan hasil evaluasi atlet Pelatda Ikasi Aceh baik dari sisi fisik dan tehnik.
“Secara keseluruhan fisik atlet selama Pelatda meningkat, teknik juga meningkat,” sebut M Nasir.
Saat ini ada delapan orang atlet anggar Aceh yang ditengah dipersiapkan untuk merebut medali di PON Papua.
Mereka ditangani oleh empat pelatih, satu diantaranya adalah pelatih nasional.
“Target kita satu medali emas,” ungkap Nasir optimis.
Baca juga: 3 Warga Terpental Usai Ikut Nisfu Syaban, Nenek Usia 100 Tahun Jadi Korban Kebakaran Kilang Minyak
Baca juga: Bekap Kurniawan/Zulkarnaen, Aminullah/Tio Lana Raih Juara Turnamen Tenis U-95
Baca juga: Kemendikbud Naikkan Bantuan Pendidikan Hingga Rp 12 Juta Per Semester, Biaya Hidup Capai Rp 1,4 Juta
Baca juga: Fahri Hamzah Minta Bom Bunuh Diri di Makassar tidak Dikaitkan Agama: Sebut Mereka Teroris! Cukup!
Sementara Wakil Ketua II KONI Aceh, Drs Bachtiar Hasan MPd juga menyampaikan harapan serupa.
Di mana KONI Aceh memasukkan cabang anggar sebagai salah satu penyumbang medali emas bagi Kontingen Aceh di PON Papua nanti.
Ia mengingatkan kembali bahwa cabang anggar Aceh pernah mencapai masa-masa gemilang.
Tidak hanya di level nasional, bahkan hingga ke level internasional.
“Di antara sekian banyak cabang olahraga yang ada di Aceh, hanya ada dua cabang olahraga yang prestasinya atlet sampai ke level olimpiade, yaitu pertama adalah anggar, dan kedua angkat besi.”
“Atlet anggar atas nama Alkindi merupakan atlet pertama tanah rencong yang sukses menembus ke Olimpiade Seoul, Korea Selatan pada tahun 1988. Bahkan, kala itu Alkindi dijuluki sebagai raja floret Indonesia,” kata Bachtiar.
Ke depan, tambah Bahctiar, KONI Aceh berharap akan ada muncul kembali nama-nama lain dari Ikasi Aceh yang akan dijuluki sebagai “Raja Anggar Indonesia”.
Sebagaimana diketahui, medali emas cabang anggar untuk Aceh disumbangkan Habli di PON 2004 di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Setelah itu, prestasi anggar Tanah Rencong menurun tajam.
Buktinya, pada PON 2008 di Kalimantan Timur, 2012 di Riau, dan 2016 di Jawa Barat, anggar Aceh belum juga mampu menyumbangkan medali emas.
Dahaga medali emas Aceh akhirnya dituntaskan pada Pra-PON 2019 di Semarang, Jawa Tengah.
Kala itu, Aceh berhasil merebut medali emas floret putra.
Sementara di nomor floret putra beregu, Aceh harus puas dengan medali perak setelah kalah di babak final.(*)
Baca juga: VIDEO Berziarah ke Makam Putroe Tsani, Permaisuri Raja Termegah Kerajaan Aceh, di Pedalaman Pidie
Baca juga: VIDEO Perjuangan Pria Palestina Nikahi MUA Ternama asal Malang, Berbekal Google Maps Datang ke Rumah
Baca juga: VIDEO Viral Pengendara Motor Hadang Ambulans saat Hujan, Selamatkan Kucing Terjepit di Bumper Mobil
Baca juga: VIDEO Muzakir Manaf Tunggangi Kuda Saat Menghadiri Raker Partai Aceh di Takengon
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/peserta-raker-ikasi-aceh-2021.jpg)