Breaking News:

Jurnalisme Warga

Cara Berbagai Negara Dampingi ‘Saudara Baru’

Webinar ini mengusung tema Strategi Dakwah untuk Pendampingan ‘Saudara Baru’ (Mualaf) yang ditayangkan melalui aplikasi zoom

Editor: bakri
Cara Berbagai Negara Dampingi ‘Saudara Baru’
FOR SERAMBINEWS.COM
HANIFAH, Dosen Komunikasi Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe), melaporkan dari Banda Aceh

OLEH HANIFAH, Dosen Komunikasi Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe), melaporkan dari Banda Aceh

Pada hari Rabu, 24 Maret 2021, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengadakan webinar internasional. Webinar ini mengusung tema Strategi Dakwah untuk Pendampingan ‘Saudara Baru’ (Mualaf) yang ditayangkan melalui aplikasi zoom, Radio Assalam 107.9 FM  (radio komunitas) dan Youtube.

Registrasi peserta dimulai sejak Sabtu (24 Maret 2021) dan peserta yang teregistrasi mencapai 307 orang.

Narasumber webinar ini berasal dari Malaysia, yakni  Prof Asyraf Haji Abd Rahman mewakili University  Malaysia Terengganu dan Prof  Razaleigh Muhamat Kawangit dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Dari Thailand, Prof  Dr Noordin  Abdullah Dagorha mewakili Fatoni Pattani Thailand.

Sedangkan pemateri nasional juga ikut bergabung dalam seminar ini untuk memberikan pengetahuan lintas ilmu, seperti prodi KPI, MD, BKI, PMI dan Kesos yang diisi oleh narasumber berkompeten di bidangnya.

Webinar dibuka resmi oleh Warek II UIN Ar-Raniry, Dr Syabuddin Gade MAg. Dalam sambutannya ia berpesan bahwa strategi dakwah haruslah strategi yang memberi kenyamaman bagi saudara baru (mualaf). Beberapa starategi dakwah yang beliau paparkan adalah:

Petama, menjalankan dakwah fardiyah. Dakwah ini menekankan pada individu, dilakukan pendekatan dengan personal, didampingi, diberi nasihat, dan dituntun bagi saudara baru yang baru saja mengambil Islam sebagai agama.

Kedua, dakwah kelompok. Sebuah gerakan kelompok yang membentuk beberapa orang dalam satu kelompok dalam tujuan untuk membina akidah yang paling utama, baru kemudia membina pemahaman akhlak dan fikih.

Ketiga, dakwah organisasi, adanya organisasi Islam yang mengusung tujuan dakwah terdepan. Seperti, Dewan Dakwah Indonesia, di Aceh ada MPU dan sebagainya untuk membantu saudara baru dalam perjuangan Islam (ajaran baru).

Keempat, dakwah tarbawiyah, yaitu dakwah melalui lembaga pendidikan. Hal ini dilakukan oleh guru, dosen, guru mengaji, dan lainnya, baik dalam pendidikan formal maupun tidak formal. Perlu kiranya mengangkat nilai dakwah dalam mendampingi saudara baru.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved