Breaking News:

Internasional

Tim Investigasi PBB, Milisi Houthi Terbukti Serang Bandara Aden, Tewaskan 22 Orang

Tim Investigasi PBB menemukan milisi Houthi bertanggung jawab atas serangan 30 Desember 2020 di Bandara Aden.

AFPTV / AFP
Rekaman video menunjukkan ledakan besar menghantam Bandara Aden, Yaman pada Rabu (30/12/2020) 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Tim Investigasi PBB menemukan milisi Houthi bertanggung jawab atas serangan rudal 30 Desember 2020 di bandara Aden.

Serangan itu menewaskan sedikitnya 22 orang ketika anggota pemerintah negara yang diakui secara internasional tiba.

Para ahli mempresentasikan laporan kepada komite PBB yang mengawasi sanksi terkait Yaman selama konsultasi tertutup pada Jumat (26/3/2021).

Dilansir Reuters, Selasa (30/3/2021), Rusia memblokir laporan itu, karena Kremlin merupakan sekutu Iran yang mendukung milisi Houthi di Yaman.

Baca juga: Milisi Houthi Memecah Kebisuan, Akui Kebakaran Pusat Penahanan Migran Afrika, Tembak Tiga Tabung Gas

Houthi yang berpihak pada Iran membantah bertanggung jawab atas serangan itu.

Para diplomat tidak merinci mengapa Rusia memblokir rilis temuan tersebut.

Misi Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Laporan itu muncul pada saat yang sensitif bagi Presiden AS baru Joe Biden ketika pemerintahannya dan PBB menekan Houthi untuk menerima prakarsa perdamaian.

Arab Saudi dan pemerintah Yaman telah mendukung inisiatif tersebut tetapi Houthi mengatakan itu tidak.

Milisi Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, telah memerangi pasukan yang setia kepada pemerintah yang diakui secara internasional.

Baca juga: Mesir Kutuk Milisi Houthi, Serang Kilang Minyak Arab Saudi di Jazan

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved