Jumat, 24 April 2026

Warga Diminta Waspadai Banjir, Hujan Intentitas Tinggi Masih Landa Aceh

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, memprakirakan hujan intensitas tinggi

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Zakaria Ahmad, Kasie Data dan Informasi BMKG Bandara SIM Blangbintang 

BANDA ACEH - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, memprakirakan hujan intensitas tinggi masih akan melanda sebagian wilayah di Aceh hingga Rabu (31/3/2021) besok. Karenannya BMKG mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap terjadinya banjir dan tanah longsor.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Bandara SIM Banda Aceh, Zakaria Ahmad mengatakan, peringatan dini itu dikeluarkan karena dari prakiraan cuaca,  curah hujan sedang hingga hujan lebat pada kategori 4 akan berdampak banjir dalam skala menengah di wilayah bataran sungai atau wilayah dataran rendah, daerah hilir serta tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi dengan potensi dalam sekala menengah hingga tinggi.

"Karena sudah beberapa hari diguyur hujan, maka BMKG memprediksi akan adanya dampak terhadap terjadinya bencana," sebutnya melalui keterangan tertulis yang diterima Serambi, Senin (29/3/2021).

Dia menjelaskan, keadaan ini bila dilihat dari dinamika atmosfir, pemicunya antara lain Madden- Julian Oscillation (MJO) atau gelombang atmosfer yang terjadi di wilayah tropis.  MJO berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan di Indonesia bagian barat, terbentuknya belokan angin, konvergensi di Provinsi Aceh dan sirkulasi Eddy bisa menyebabkan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di selatan Aceh.

"Adanya anomali suhu muka laut antara +1.0 s/ d +3.0°C di pesisir Aceh yaitu di Samudera Hindia Barat Aceh, di Selat Malaka, gelombang atmosfir berupa gelombang Rossby Equator terpantau aktif di Sumatera bagian Utara, yang dapat meningkatkan penguapan air laut di Provinsi Aceh," sebutnya.

Menurut Zakaria, daerah yang perlu diwaspadi antara lain, yang meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Jaya, dan Pidie. "Untuk Kecamatan lain di kabupaten/kota di atas, berpotensi hujan ringan hingga sedang dan tidak merata," ujarnya.

Pada kategori ini, tambah Zakaria Ahmad,  pesawat bisa ditunda atau dibatalkan sementara penerbangannya. "Begitu juga untuk masyarakat, diminta agar selalu siaga bila terjadi bencana hidrometeorologi,terutama untuk selalu wasapada terhadap potensi yg dapat berdampak banjir untuk daerah aliran sungai, daerah hamparan datar yang luas seperti persawahan yang dapat merendam tanaman petani, bisa banjir genangan diperkotaan, bajir di wilayah hilir dan bahkan bisa terjadi banjir bandang serta perlu lebih waspada terhadap potensi tanah longsor untuk wilayah pegunungan atau wilayah lereng," sebutnya.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Bandara SIM, Zakaria Ahmad juga mengingatkan warga akan bahaya atau ancaman bencana lain dari dampak cuaca sekarang. Ancaman bencana itu bisa berupa angin kencang dan sambaran petir.

“Biasanya dengan kondisi cuaca seperti sekarang ini potensi terjadinya angin kencang dan sambaran petir tetap ada. Untuk itu kami mengimbau seluruh warga, terutama di daerah-daerah potensi bencana untuk tetap berhati-hati,” tandasnya.(hd)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved