Jumat, 8 Mei 2026

Luar Negeri

Dua Gadis Remaja Diseret ke Hutan, Korban Dirudapaksa Delapan Pria Sepanjang Malam

Dua remaja secara mengerikan diseret ke dalam hutan dan diduga diperkosa oleh delapan pria sebelum dibiarkan begitu saja selama Festival Holi di India

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Tribun Jateng/Bram Kusuma
Ilustrasi pemerkosaan 

SERAMBINEWS.COM - Dua remaja secara mengerikan diseret ke dalam hutan dan diduga diperkosa oleh delapan pria sebelum dibiarkan begitu saja selama Festival Holi di India.

Seorang polisi mengatakan para tersangka telah mengaku memperkosa gadis-gadis yang tak sadarkan diri itu.

Kedua korban berusia 14 dan 15 tahun meninggal setelah serangan sepanjang malam itu.

Para korban diduga diperkosa beramai-ramai di Khowai, Tripura, pada hari Senin oleh delapan pria berusia 19 hingga 22 tahun, lapor Times of India.

Para remaja- remaja itu merayakan Holi bersama sebelum mereka diperkosa rama-ramai di daerah Baribari, Champahaor.

Seorang juru bicara polisi mengatakan kepada wartawan di Northeast Today, “Gadis-gadis itu mengenal anak laki-laki itu, jadi mereka tidak ragu untuk pergi bersama mereka.

“Terdakwa membawa gadis-gadis itu ke hutan dan memperkosa mereka sepanjang malam.

"Saat mereka pingsan, orang-orang itu pergi, mengira mereka sudah mati."

Meskipun trauma dan luka parah para korban tersebut entah bagaimana berhasil pulang.

Orangtua mereka langsung melapor ke polisi untuk melaporkan serangan itu.

S

Para korban dirawat di Rumah Sakit GBP di Rumah Sakit Distrik Agartala dan Khowai, dan keduanya sedang menjalani perawatan.

Dr Kiran Kumar mengatakan kepada wartawan bahwa kedua gadis itu telah selamat dari bahaya.

Juru bicara polisi mengatakan tersangka pemerkosa masih ditahan.

Mereka akan hadir di pengadilan pertama mereka Rabu depan.

Serangan yang dituduhkan keji itu terjadi sebulan setelah Oxfam India menuduh pemerintah menghabiskan sejumlah uang yang sangat tidak memadai untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan.

Hampir satu dekade telah berlalu sejak pemerkosaan dan pembunuhan geng terhadap seorang siswa di dalam bus mengejutkan India.

Baca juga: Siswi SMA 2 Kali Dirudapaksa Pria 29 Tahun di Rumah Kosong, Korban Dipaksa Foto Tanpa Busana

Baca juga: Kebejatan Ayah Tiri Terbongkar, Putrinya Dirudapaksa Setiap Dua Hari, Rekaman di HP Bikin Syok

Kemarahan publik atas kematiannya menyebabkan legislator mengesahkan undang-undang baru yang keras terhadap kekerasan seksual.

Termasuk hukuman mati untuk pemerkosaan dalam beberapa kasus.

Beberapa hari yang lalu, The Sun melaporkan seorang siswi berusia delapan tahun diduga diperkosa di tempat sampah dan diberi 5 Rupee atau setara dengan Rp 900 untuk tetap diam.

Gadis berusia delapan tahun itu pulang ke rumah sambil menangis kepada neneknya dan menceritakan tentang serangan itu.

S

Beberapa bulan lalu, juga di India, seorang gadis, 10 tahun, diduga dipukuli sampai mati dengan batu bata setelah menolak upaya pemerkosaan oleh seorang teman keluarganya di Surat.

Dinesh Baisane, 24, dituduh merayu gadis muda itu dari tempat dia bermain di dekat rumah pamannya di daerah Pandesara dengan menawarkan untuk membelikannya makanan cepat saji.

Baisane, yang berteman dengan keluarga anak itu, diduga telah memukul kepala gadis itu dengan batu setelah dia berteriak minta tolong.

Polisi mengatakan dia meninggal karena cedera kepala yang serius. (yui/tribun-medan.com)

Baca juga: Sebelum Acungkan Pistol, Pengendara Fortuner Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Sepeda Motor

Baca juga: Kisah Abu Daooh Menyamar Sebagai Pria Selama 43 Tahun, Alasan Wanita Ini Buat Terenyuh Pemerintah

Baca juga: Istri Belum 40 Hari Melahirkan, Suami Nginap di Rumah Wanita Selingkuhan, Berulang Kali Berhubungan

Tribun-medan.com dengan judul Karena Kenal, Dua Gadis Ikut Saja Diajak ke Hutan, Lalu Dirudapaksa Delapan Pria Sepanjang Malam

Baca juga: Fakta Gabon, Negara Kaya Minyak dan Sumber Daya Alam, Tapi Miliki Militer Paling Lemah di Dunia

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved