Breaking News:

Opini

Kontribusi Kampus terhadap Mutu Pendidikan Aceh

Saat ini masih suasana Covid-19, kita mengucapkan puji syukur kepada Allah Swt karena tahun ini banyak siswa SMA di Aceh yang lulus

Kontribusi Kampus terhadap Mutu Pendidikan Aceh
IST
Dr. Murni, S.Pd,I., M.Pd, Pemerhati Pendidikan Aceh

Oleh Dr. Murni, S.Pd,I., M.Pd, Pemerhati Pendidikan Aceh

Saat ini masih suasana Covid-19, kita mengucapkan puji syukur kepada Allah Swt karena tahun ini banyak siswa SMA di Aceh yang lulus ke berbagai universitas negeri yang ada di Indonesia melalui jalur undangan atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi

Negeri (SNMPTN) (Serambi Indonesia, 24/03/ 2021). Hebatnya lagi, ada sembilan siswa SMA Negeri 1 Lhokseumawe mampu menamatkan sekolah tersebut dalam waktu dua tahun dan mereka juga lulus pada sejumlah universitas negeri yang ada di Indonesia.

Prestasi yang diraih siswa tersebut merupakan yang pertama di Aceh sejak sekolah tersebut menerapkan pola pembelajran Sistem Kredit Semester (SKS) pada tahun 2017 lalu termasuk di SMA Negeri 1 Bireuen. Selamat dan sukses kita ucapkan kepada seluruh siswa baik SMA/MA dan SMK yang telah diterima di semua universitas negeri yang ada di Indonesia.

Salah satu faktor yang menentukan mutu pendidikan di sebuah negara adalah mutu perguruan tinggi yang ada di dalamnya. Perguruan tinggi mencetak para tenaga kerja untuk bersaing dalam pasar tenaga kerja. Jika mutu perguruan tinggi baik, maka diharapkan dapat mencetak tenaga kerja yang terdidik dan terampil serta berpeluang besar untuk unggul dalam pasar tenaga kerja.

Beberapa faktor yang menentukan dalam upaya meningkatkan mutu perguruan tinggi adalah 1). Sumber daya manusia (SDM). 2). Infrastruktur yang dimiliki dan, 3). Serta sistem pendidikan yang ada di setiap perguruan tinggi. Selain itu, ketiga faktor ini juga menentukan pengelolaan perguruan tinggi di Indonesia. Peningkatan mutu pendidikan yang ada di sebuah perguruan tinggi dapat dilakukan dengan menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan ketiga faktor yang telah disebutkan.

Tata kelola sebuah perguruan tinggi bergantung kepada tiga faktor tersebut yang terintegrasi satu sama lain. Jika salah satu faktor kurang baik maka, akan memiliki dampak yang kurang baik terhadap faktor lainnya dan tentunya menyebabkan tata kelola sebuah perguruan tinggi menjadi kurang baik. Mutu tata kelola perguruan tinggi juga berpengaruh pada indikator-indikator yang ada pada perangkingan perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Pentingnya peningkatan pendidikan merupakan suatu hal yang harus dilakukan dalam menghadapi perubahan yang semakin kompleks dalam memasuki dunia kerja. Berbicara mengenai pendidikan sebenarnya membicarakan tentang dua sisi yang sangat penting, yaitu proses dan hasil. Dalam proses pendidikan melibatkan berbagai input seperti: bahan ajar (kognitif, afektif, atau psikomotorik), metodologi (bervariasi sesuai kemampuan guru) sarana-prasarana lembaga pendidikan, dukungan administrasi, berbagai sumber daya dan upaya penciptaan suasana yang nyaman untuk belajar.

Dalam konteks hasil pendidikan mengacu pada prestasi yang dicapai oleh lembaga pendidikan pada setiap kurun waktu tertentu (apakah tiap akhir semester/cawu, akhir tahun, 3 tahun, bahkan 10 tahun). Prestasi yang dicapai atau hasil pendidikan dapat berupa hasil test

kemampuan akademis dan dapat pula berupa prestasi di bidang ekstrakurikuler seperti cabang olah raga, seni atau keterampilan tambahan tertentu misalnya: komputer, beragam jenis teknik, dan jasa.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved