Breaking News:

Pemko dan Forkopimda Langsa Beri Penghargaan Kepada Masyarakat Alue Beurawe

Pemerintah Kota Langsa beserta Instansi terkait (Forkopimda), Kamis (1/4/2021) memberikan penghargaan kepada masyarakat Gampong Alue Beurawe

SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Wakil Wali Kota, Dr H Marzuki Hamid, MM, Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, dan Forkopimda, serta perangkat Gampong Alue Beurawe berfoto bersama usai penyerahan penghargaaan kepada masyarakat Gampong Alue Beurawe.  

LANGSA - Pemerintah Kota Langsa beserta Instansi terkait (Forkopimda), Kamis (1/4/2021) memberikan penghargaan kepada masyarakat Gampong Alue Beurawe, Kecamatan Langsa Kota, di halaman Mapolres Langsa. Penghargaan piagam dan uang pembinaan kepemudaan ini diberikan atas partisipasi dan kerjasama masyarakat dalam mencegah dan memberantas peredaran narkotika di daerah ini, khususnya di Gampong Alue Beurawe.

Penghargaan ini diberikan juga sebagai bentuk kepedulian Forkopimda Kota Langsa terhadap pembinaan kepemudaan Gampong Alue Beurawe, yang diterima Keuchik dan perangkat Gampong Alue Beurawe. Hadir Wakil Wali Kota, Dr. H. Marzuki Hamid, MM, Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, Ketua PN, Dr. Nurnaningsih Amriani, SH, MH, Kepala BNNK Langsa, AKBP Basri, SH, MH, Ketua DPRK, Zulkifl i, perwakilan Dandim 0104/Atim, Kajari, dan Unsur Forkopimda lainnya.

Atas nama Forkopimda Kota Langsa, Wakil Wali Kota, H Marzuki Hamid, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Gampong Alue Beurawe atas kerjasama dalam pemberantasan narkoba. “Aksi heroik warga Alue Beurawe menangkap pelaku naekoba berapa hari lalu di gampong itu, menunjukkan peran serta sinergitas masyarakat dengan instansi terkait di Kota Langsa,” ujarnya.

Marzuki Hamid menambahkan, kegiatan pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi gampong lain agar terus berperang melawan narkoba “War On Drugs”. Maupun budayakan hidup sehari- hari produktif dan bahagia, dengan cara meningkatkan ketahanan keluarga dan gampong dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika. Momentum ini diharapkan dapat memberikan spirit bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Kota Langsa sebagai kota yang sangat tanggap terhadap ancaman bahaya narkotika.

“Dalam hal ini tampak jelas peran serta antara Pemko Langsa, aparat penegak hukum, dan masyarakat berjalan sangat baik,” paparnya. Dia menambahkan, masalah penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat adalah masalah yang kompleks, pada umumnya disebabkan oleh tiga faktor yaitu faktor individu, faktor lingkungan/ sosial dan faktor ketersediaan. Ketiga faktor ini menunjukkan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba yang efektif memerlukan pendekatan secara terpadu dan komprehensif.

“Pendekatan apa pun yang dilakukan tanpa mempertimbangkan ketiga faktor tersebut, tentunya akan mubazir,” jelasnya lagi. Oleh karena itu, timpal Marzuki Hamid, peran semua sektor terkait termasuk para orang tua, guru, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok remaja dan LSM dalam pencegahan narkoba sangat penting.

Pelibatan peran serta masyarakat diharapkan dapat membentuk daya tangkal yang kuat terhadap ancaman narkoba yang mungkin saat ini berada di tahap mengkhawatirkan. Tindakan pencegahan merupakan salah satu upaya penting dalam pengurangan resiko bidang narkotika bagi masyarakat. Secara konseptual, pencegahan merupakan suatu upaya untuk menghindarkan terjadinya sesuatu yang tidak dikehendaki.

Dari ketentuan hukum yang terkait dengan narkotika yang ada, aktor utama dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Pada prinsipnya terdiri dari 3 kelompok, yakni pemerintah (public sector); lembaga usaha (Privat sector), dan masyarakat (collective action sector). “Dalam aturan ini, masyarakat mempunyai posisi strategis dan berpotensi besar dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” tutup Wakil Wali Kota. (*/zb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved