Breaking News:

Berita Kutaraja

Jual Airgun ke Penyerang Mabes Polri, Alchaidar Yakin Muchsin Kamal tidak Terlibat, Ini Alasannya

Laki-laki tersebut adalah Muchsin Kamal (29), seorang pria yang berasal dari Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

Serambinews.com
Pengamat Terorisme, Al Chaidar 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penyerangan Mabes Polri yang dilakukan ZA beberapa waktu lalu, berbuntut pada penangkapan seorang laki-laki di Banda Aceh pada Kamis (1/4/2021).

Laki-laki tersebut adalah Muchsin Kamal (29), seorang pria yang berasal dari Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

Dia dicokok Densus 88 Antiteror karena disebut sebagai penjual senjata jenis airgun kepada ZA.

Senjata itu diduga digunakan ZA saat melakukan penyerangan Mabes Polri, beberapa waktu lalu.

Sabtu kemarin, Pengamat Terorisme di Indonesia, Alchaidar menyebutkan, Muchsin Kamal adalah mantan narapidana terorisme.

Baca juga: Sosok Penjual Airgun ke ZA, Ternyata Mantan Teroris yang Pernah Menyerahkan Diri

Baca juga: Penjual Senjata ke ZA Dicokok di Aceh

Baca juga: Al Chaidar: Penjual Senjata ke ZA Penyerang Mabes Polri Pernah Latihan Militer di Bukit Jalin Jantho

Dia pernah mengenyam pendidikan dan latihan militer (ala teroris di Bukit Jalin, Jantho pada 2010 silam.

"Benar dia eks Jalin, tapi tidak lama, hanya dua hari ikut latihan, setelah itu pulang," kata Alchaidar yang juga Dosen Antropologi Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe ini.

Meski dua hari, namun Muchsin Kamal tetap mendapat hukuman selama delapan tahun.

Menurut Alchaidar, tersangka sempat menjalani hukuman di Lapas Banda Aceh.

Halaman
1234
Penulis: Subur Dani
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved