Breaking News:

Boat Fiber

DKP Simeulue Klarifikasi Terkait Bantuan Perahu Fiber Nelayan yang Rusak

Semua perahu sudah diterima sesuai permohonan. Sebelum dibagi sudah diperiksa oleh nelayan," ujarnya, yang turut didamping pihak rekanan

SERAMBINEWS/SARI MULYASNO
Kadis DKP Simeulue, Isdawati (kiri) memberikan klarifikasi terkait perahu bantuan sebanyak 43 unit yang telah diserahkan kepada nelayan penerima di Kabupaten Simeulue. Foto direkam Senin (5/4/2021). 

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Simulue, Isdawati SPi, memberi klarifikasi terkait bantuan perahu fiber yang sudah selesai pekerjaan dan telah diserahkan kepada nelayan Simeulue.

Isdawati menjelaskan, perahu yang sudah diserahkan kepada nelayan itu sebelum diserahkan kepada nelayan tidak ada kerusakan atau masalah.

Saat dibagikan, perahu bantuan itu dibawa nelayan ada yang melalui jalur laut dan juga darat.

Kondisi perahu berbahan fiber yang baru diterima nelayan Simeulue sudah mulai rusak, foto direkam beberapa waktu lalu.
Kondisi perahu berbahan fiber yang baru diterima nelayan Simeulue sudah mulai rusak, foto direkam beberapa waktu lalu. (SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM)

"Semua perahu sudah diterima sesuai permohonan. Sebelum dibagi sudah diperiksa oleh nelayan," ujarnya, yang turut didamping pihak rekanan, pengawas, pejabat teknis, nelayan penerima dan juga anggota DPRK Simeulue, Jul Akmal, yang membidangi kelautan dan perikanan.

Polisi Geledah Kediaman Koboi Fortuner MFA yang Todong Senjata Api, Kembali Temukan Satu Airgun

Kapten Kapal Wanita Pertama Mesir Dituding Sebagai Penyebab Terusan Suez Terblokir

Penumpang Southwest Airlines Bersorak, Satu Pasangan Menolak Pakai Masker Diusir dari Pesawat

Sementara itu, terkait adanya perahu yang rusak menurut laporan yang ia terima bahwa hal itu disebabkan saat perahu berbahan fiber itu diturunkan ketika perahu dibawa dengan mobil pengangkut.

"Jadi waktu diturunkan dari mobil pikap, kenak sondak kelapa. Karena sudah mau magrib jadi bocor perahu kita," jelas Isdawati.

Hingga saat ini, lanjut Kadis DKP Simeulue, perahu bantuan sebanyak 43 unit yang pembuatannya menelan anggaran Rp 1,6 miliar lebih bersumber dari DOKA 2020, tidak ada yang komplain dari nelayan penerima dan sudah difungsikan oleh nelayan.

"Sebenarnya tidak ada yang komplain terkait perahu bantuan ini. Oleh sebab itu, kita tegaskan kembali kalau ada nanti yang komplain, tolong pak kontraktor direhab. Karena dalam kontrak kita ada 12 bulan masa pemeliharaan," pungkasnya.

Dua Bulan Setelah Diterima Nelayan, Bantuan Perahu Fiber Senilai Rp 1,6 Miliar Mulai Rusak

Dalam kesempatan itu juga, pihak rekanan yang turut hadir di ruangan Kadis DKP Simeulue, Sidkan, mengaku siap memperbaiki perahu nelayan apabila ada yang rusak.

"Siap memperbaiki, menunggu arahan dari dinas," terang Sidkan

Kemudian, Jul Akmal, selaku anggota DPRK Simeulue yang membidangi kelautan dan perikanan menyarankan agar persoalan itu tidak terulang lagi.

Diharapkan setiap persoalan dapat diproteksi sejak dini sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.(*)

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved