Breaking News:

Pasar Murah

Kecamatan Ulim Pertama Gelar Pasar Murah. Ini Jenis Barang dan Batasan Paket yang Dibeli

Warga  Kecamatan Ulim, Pidie Jaya lebih awal dalam memperoleh  empat item Sembako dalam pelaksanaan kegiatan  pasar murah rakyat yang....

Penulis: Idris Ismail
Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Warga Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya antusias membeli paket sembako di pasar murah yang dipusatkan di Komplek Kantor Kecamatan Ulim, Senin (5/4/2021). 

Laporan Idris Iamail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Warga  Kecamatan Ulim, Pidie Jaya lebih awal dalam memperoleh  empat item Sembako dalam pelaksanaan kegiatan pasar murah rakyat yang diselenggarakan di dalam Komplek Kantor Kecamatan Ulim, Senin (5/4/2021).

Dalam kegiatan ini, ratusan warga secara antrian menggunakan momen untuk membeli empat item Sembako yang lebih murah harganya dari harga pasar yang rata-rata Rp 2.000 dalam setiap kilo.

"Kegiatan pasar murah ini kami awali di Kecamatan Ulim dan hal ini dilakukan menjelang bulan suci Ramadhan 1442 H terhitung yaitu mulia tanggal 5 hingga 8 April 2021,"sebut Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop)  Pidie Jaya, M Nasir SPd kepada Serambinews.com, Senin (5/4/2021) di sela-sela melakukan peninjauan pasar murah di Kecamatan Ulim.

Berikutnya, dilanjutkan  Kecamatan Meurah Dua, Selasa (6/4/2021, Kecamatan Panteraja, Rabu (7/4/2021) yang diselenggarakan pada kantor camat setempat, lalu Kecamatan Bandar Baru, Kamis (8/4/2021) yang juga dipusatkan di kantor camat setempat.

"Seluruh rangkaian kegiatan pasar murah tersebut dimulai mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai," ujar M Nasir.

Sebagaimana diketahui kegiatan pasar murah ini telah  menjadi tradisi dari tahun-tahun sebelumnya, pihak Pemerintah Aceh dan juga pemerintah kabupaten/kora secara bersama-sama menggelar pasar murah bagi masyarakatnya dengan memberikan keringanan harga lebih murah dari harga pasaran.

Sementara di Kecamatan Meureudu, Bandar Dua, Jangka Buya, dan Kecamatan Trienggadeng akan dilakukan pasar murah pada pertengahan bulan Ramadhan 1442 Hijriah dengan jadwalnya  ditentukan pada awal bulan puasa.

Pembiayaan pasar murah ini bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie Jaya serta bantuan dari Pemerintah Aceh. Sehingga setiap kecamatan, akan digelar pasar murah sebanyak dua kali.

Ditambahkan M Nasir, jenis barang yang dijual yakni beras, telur ayam ras, tepung terigu, dan minyak goreng. Setiap masyarakat yang hendak membeli paket ini hanya diperkenankan maksimal 10 kg beras, satu lempeng telur ayam ras, 2 kg gula pasir, 2 kg tepung terigu, dan 2 kg minyak goreng. 

"Semua harga miring atau lebih murah  Rp 2.000 per kilo dari harga pasar, kecuali harga telur ayam ras lebih murah Rp 250 per butirnya," ungkapnya.(*)

Baca juga: Pegawai Kejari Aceh Singkil Divaksin Covid-19 Tahap Kedua, Dinkes: Realisasi Capai 82 Persen

Baca juga: Jaksa di Kejari Aceh Tenggara Panggil Mantan Kadistan dan Rekanan, Ini Kasusnya

Baca juga: Fraksi PNA DPRA: Tak Ada Alasan Pusat Tunda Pilkada Aceh, Gubernur dan DPRA Harus Temui Presiden

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved