Breaking News:

Berita Aceh Besar

Menyedihkan, Kakek Ini Tinggal Bersama Istri dan Dua Cucu di Gubuk Reyot, Begini Kondisinya

Lokasi rumah panggung dan dapur berlantaikan tanah itu setiap musim penghujan seperti ‘kolam renang’ dan tak nyaman tidur.

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Kakek Muzakkir Walad (81), warga Gampong Lueng Ie, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, tinggal di gubuk reyot alias tidak Layak huni, Senin (5/4/2021). 

Sebelumnya, dia bekerja sebagai buruh kasar menyapu di sebuah kafe di Ulee Kareng. 

Baca juga: Gegara Ikuti Google Maps, Rombongan Pengantin Salah Alamat, Masuk ke Rumah Calon Pengantin Lain

Baca juga: VIDEO Napi di Lapas Langsa Pasok Sabu, 70 Paket Disembunyikan Dalam Toilet

Baca juga: Pemkab Aceh Selatan Raih Harapan Terbaik II di Anugerah Madjid Ibrahim Award

Namun, karena kafe itu tidak lagi beroperasi sejak beberapa tahun ini, membuatnya kehilangan sumber pencarian.

Sebab itu, ia sangat bersyukur dengan adanya bantuan program “Pro Abes” yang digagas oleh Bupati /Wabup Aceh Besar.

Program ini berupa pemberian bantuan kepada warga kurang mampu sebesar Rp 1,8 juta setahun.

Bagi Muzakkir, bantuan tersebut sangat membantunya dan dia berharap bantuan ini dapat dia terima untuk membantu cucunya yang bakal masuk sekolah tingkat SMA.

Baca juga: Ingin Selalu Tampil Cantik, Cara Ini Bisa Bantu Kulit Jadi Kencang dan Kenyal

Baca juga: Keuchik Idrus Kembali Pimpin Gampong Abo Teubeng di Pidie

Baca juga: Jelang Olimpiade Tokyo, Jepang Temukan Varian Baru Corona E484K (Eek), Indonesia Terdeteksi 1 Kasus

"Alhamdulillah, adanya bantuan ini kami merasa terbantu bisa membeli beras dan lauk pauk," ujarnya dengan nada sedih.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved