Breaking News:

Opini

Sesat Pikir Pembangunan Gampong

Kejadian 650 keuchiek dan Badan Permusyawaratan Kute (BPK) Kabupaten Aceh Tenggara di bandara Kualanamu

Editor: hasyim
Sesat Pikir Pembangunan Gampong
IST
TEUKU KEMAL FASYA Ka UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe

Teuku Kemal Fasya

Dosen Antropologi FISIP Universitas Malikussaleh

Kejadian 650 keuchiek dan Badan Permusyawaratan Kute (BPK) Kabupaten Aceh Tenggara di bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Serambi, 23/3/2021) adalah wujud dari puncak gagal pikir tentang peran pembangunan gampong.

Inti hadirnya UU Desa No. 6 tahun 2014 di masa akhir pemerintahan SBY adalah agar setiap desa atau gampong memiliki kemandirian untuk memperkuat hak asal-usul dan tradisional mereka, berangkat dari potensi yang ada di desa tersebut.

Di tengah pandemi seperti ini, perjalanan dinas ke luar daerah secara berjamaah seperti ini nampaknya lebih bersifat by opportunity dibandingkan by design. Pasti ada tim penyelenggara

(event organizer) yang telah mempersiapkan sebuah bisnis MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang nyelonong di tengah pembatasan bepergian.

Di era Covid-19 kegiatan pertemuan belum dibenarkan bersifat massif. Adanya migrasi manusia yang banyak dari satu daerah ke daerah yang lain pasti akan menyibukkan Satgas Covid-19 setempat.

Makanya penulis menyebut by opportunity, yaitu ada ruang yang didapat oleh EO untuk menjalankan bisnis pertemuan ini, jadilah barang itu.

                                                                                                                                                                            Biaya fantastis

Hal itu sudah terlihat dari biaya yang harus dikeluarkan. Dengan anggaran Rp 30 juta untuk dua orang per desa, sudah terlihat mewahnya pembiayaan. Penulis mencoba memeriksa berapa harga tiket one way dari Banda Aceh ke Lombok, melalui aplikasi pemesan tiket online Traveloka, ternyata "hanya" Rp 2.850.000.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved