Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Teknik Mesin USK Gelar Pelatihan 3D Printing

Jurusan Teknik Mesin dan Industri atau JTMI Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (FT-USK), selama dua hari, 31 Maret hingga 1 April 2021

Editor: hasyim
For Serambinews.com
Jurusan Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (FT-USK), selama dua hari pada 31 Maret hingga 1 April 2021, menggelar pelatihan 3D Printing dan Virtual Engineering. 

BANDA ACEH - Jurusan Teknik Mesin dan Industri atau JTMI Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (FT-USK), selama dua hari, 31 Maret hingga 1 April 2021, menggelar pelatihan '3D Printing dan Virtual Engineering'. Pelatihan yang diikuti 20 peserta dari kalangan alumni dan guru SMA tersebut dipusatkan di Laboratorium Konstruksi dan Perancangan Mesin FT-USK.

Wakil Dekan I Fakultas Teknik USK, Dr Iskandar ST MengSc saat membuka kegiatan itu mengatakan, pentingnya pengenalan teknologi 3D printing sedari dini tidak hanya kepada tenaga pendidik akan tetapi juga kepada mahasiswa dan lulusan. Tujuannya, beber Iskandar, untuk meningkatkan kompetensi dan berkompetisi bagi kalangan alumni di era revolusi industri 4.0.

Terbatasnya perangkat dan ruang berkreasi tenaga pendidik dalam dalam pengembangan alat bantu ajar, urainya, menjadi pertimbangan strategis untuk memberdayakan lesson study kemampuan mengajar berbasis STEM bagi tenaga pendidik. Pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering and Math) telah lama menjadi perhatian yang jika diintegrasikan akan membantu peserta didik memahami dan menyelesaikan suatu masalah secara jauh lebih komprehensif.

"Dalam pendekatan multidisiplin seperti gabungan dari STEM, dapat sangat memungkinkan untuk direalisasikan dengan mengangkat penyelesaian kasus mengacu pendekatan Problem Based Learning (PBL) dan replikasi cetak wujud fisik (3D printing)," urainya.

Sedangkan Ketua JTMI FT-USK, Dr Irwansyah, ST, MEng menerangkan, bahwa pembekalan dan penguatan kecakapan ini menjadi salah satu prioritas dan langkah stratedis yang dilakukan JTMI dalam upaya menyebarluaskan penggunaan teknologi 3D printing. Hal ini, ungkap dia, terutama untuk penguatan materi STEM bagi tenaga pendidik sekolah menengah atas dan alumni teknik mesin.

Kegiatan ini, bebernya, merupakan kegiatan pengabdian masyarakat mandiri yang juga salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) USK. "Tujuannya untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru SMA untuk memperkuat kecakapan dan kompetensi dalam pengoperasian 3D Printing dan mendesain alan bantu ajar materi STEM," papar Kajur Teknik Mesin dan Industri ini.

Metode pelatihan yang akan dilaksanakan adalah melalui teori, praktek, dan diskusi yang disampaikan secara langsung. Materi yang diberikan dalam pelatihan meliputi dasar model pembelajaran STEM berbasis 3D printing yang disampaikan pada hari pertama pelatihan. "Dilanjutkan materi virtual enginering dan praktek fabrikasi 4D printing di hari kedua, dan di hari terakhir materi yang disampaikan strategi pengembangan produk inovasi 3D printing," tutup Irwansyah.

Sementara itu, pelatihan ini dilakukan dengan metode hybrid mengkombinasikan luring dan daring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Narasumber yang memberikan pelatihan adalah dosen senior di JTMI FT-USK yaitu Dr Irwansyah ST MEng, Dr Ir M Dirhamsyah MT, Ir H Masri MT, dan Ir Syahriza MEng.(pon)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved