Breaking News:

Lembaga Keuangan Syariah

Bank Aceh Syariah Jadi Bank Pembangunan Daerah Pertama di Indonesia Salurkan BPUM

Bank Aceh Syariah merupakan BPD pertama di Indonesia yang ditunjuk sebagai penyalur Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM)

HUMAS BANK ACEH SYARIAH
Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman (kanan), bersama Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Ir Eddy Satriya MA, menandatangani kerja sama terkait penyaluran BPUM di Jakarta, Selasa (6/4/2021). 

Bank Aceh Syariah merupakan Bank Pembangunan Daerah (BPD) pertama di Indonesia yang ditunjuk sebagai penyalur Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Laporan Jamaluddin I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Prestasi menggembirakan kembali diraih oleh Bank Aceh Syariah.

Prestasi tersebut adalah, Bank Aceh Syariah resmi ditetapkan sebagai bank penyalur Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Tahun 2021.

Baca juga: Danki Brimob Meninggal, 20 Anggota Polda Maluku Rasakan Meriang Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Baca juga: Terungkap Alasan Hotma Sitompul Usir Istrinya Desiree Tarigan, Singgung soal Orang Ketiga

Baca juga: Valentino Rossi Terpuruk pada MotoGP 2021, Penampilannya Bikin Kecewa Jorge Lorenzo

Penunjukan itu menjadikan Bank Aceh Syariah sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) pertama di Indonesia yang dipercaya oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menjadi penyalur Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Kepastian ditunjuknya Bank Aceh Syariah sebagai penyalur BPUM tahun ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Bank Aceh Syariah di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, pada Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Jadwal Liga Champions Dini Hari Nanti, Real Madrid vs Liverpool, Tuan Rumah Tanpa Sergio Ramos

Baca juga: Palang Merah Internasional Kunjungi Darul Ihsan, Bahas Dayah dari Kolonial Belanda Hingga Damai Aceh

Baca juga: Sosok Samin Tan Buronan yang Ditangkap KPK, Orang Terkaya Indonesia, Punya Kekayaan Rp 13 Triliun

Perjanjian itu ditandatangani oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Ir Eddy Satriya MA, dan Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman.

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Pemimpin Divisi Treasury Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Erwin Konadi, serta Asisten Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Ir Irene Swa Suryani MM.

Baca juga: Usai Diamankan Tim Satgas 53 Kejagung, M Junaedi Dicopot dari Jabatan Kajari Bireuen

Baca juga: Sembunyikan Sabu 1,3 Kg dalam Sandal, Dua Wanita Bireuen Ditangkap di Bandara Kualanamu

Baca juga: Kepala BNN Komjen Petrus: Ada Peningkatan Peredaran Narkoba di Tengah Pandemi Covid-19

Humas Bank Aceh Syariah, Riza Syahputra, kepada Serambinews.com, Selasa (6/4/2021) malam sekitar pukul 21.30 WIB, mengatakan, Bank Aceh Syariah merupakan Bank Pembangunan Daerah (BPD) pertama di Indonesia yang ditunjuk sebagai penyalur Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Untuk tahap awal, sebut Riza, BPUM yang disalurkan untuk 5.832 dari 32.000 pelaku usaha yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UKM.

“Setiap pelaku usaha akan menerima BPUM sebesar Rp 1,2 juta.

Baca juga: Prostitusi Bertarif Dolar Terbongkar di Mataram, Sekali Kencan Rp 3,5 Juta, Mucikari Gadis 27 Tahun

Baca juga: Texas Diguncang Kasus Bunuh Diri, Enam Orang Tewas dari Satu Keluarga

Baca juga: Pesilat Usia 15 Tahun Tewas saat Latihan, Ada Luka Memar di Tubuh Korban, 6 Tersangka Diamankan

Bantuan itu diberikan khusus untuk membantu mendongkrak usaha mikro di seluruh Aceh yang terdampak pandemi.

Dengan adanya bantuan ini, kita berharap dapat kembali menghidupkan perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat Covid-19,” tutup Riza Syahputra. (*)

Penulis: Jamaluddin
Editor: Jamaluddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved