Breaking News:

Internasional

Covid19 Akhiri Tindakan Brutal Pejabat Keamanan Milisi Houthi Terhadap Tahanan Wanita Yaman

Seorang pejabat keamanan Houthi di Yaman yang telah dijatuhi sanksi atas penyiksaan, kekerasan seksual, dan perlakuan kejam terhadap wanita telah

AFP
Sultan Zabin, Direktur Departemen Investigasi Kriminal Houthi 

SERAMBINEWS.COM, SANAA - Seorang pejabat keamanan Houthi di Yaman yang telah dijatuhi sanksi atas penyiksaan, kekerasan seksual, dan perlakuan kejam terhadap wanita telah meninggal karena COVID-19.

Sultan Zabin, Direktur Departemen Investigasi Kriminal bayangan milisi Houthi di Sanaa, dijatuhi sanksi oleh Departemen Keuangan AS akhir tahun lalu dan Dewan Keamanan PBB awal tahun ini.

Kantor Berita Saba yang dikelola Houthi mengatakan pejabat itu meninggal karena penyakit yang tidak dapat disembuhkan, seperti dilansir Al Arabiya, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Milisi Houthi Serang Marib, Arab Saudi Hancurkan Drone Sebelum Capai Target

Resolusi Dewan Keamanan pada Februari mengatakan Zabin secara langsung atau melalui otoritasnya bertanggung jawab menggunakan banyak tempat penahanan.

Termasuk kantor polisi, penjara dan pusat penahanan untuk pelanggaran hak asasi manusia.

Departemen Keuangan AS memberi sanksi kepada Zabin pada Desember 2020 bersama dengan beberapa pejabat lain dari kelompok yang didukung Iran.

Baca juga: Pemerintah Yaman Kutuk Milisi Houthi, Berulangkali Serang Kamp Pengungsi di Marib

Zabin memiliki keterlibatan langsung dalam tindakan pemerkosaan, pelecehan fisik, dan penangkapan dan penahanan sewenang-wenang terhadap wanita.

Hal itu sebagai bagian dari kebijakan untuk menghambat atau mencegah aktivitas politik oleh wanita yang menentang kebijakan Houthi.(*)

Baca juga: Koalisi Arab Saudi Hancurkan Dua Drone Milisi Houthi, Menargetkan Khamis Mushait

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved