Breaking News:

Luar Negeri

Kemenlu Turki Panggil Dubes China di Ankara, Tweet Masalah Uyghur dan Mention Dua Pejabat Turki

Kementerian Luar Negeri Turki memanggil duta besar China di Ankara atas tweet tersebut karena menyebabkan ketidaknyamanan.

Penulis: Syamsul Azman
Editor: Zaenal
ANADOLU AGENCY/EKO SISWONO TOYUDHO
Mahasiswa Muslim berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar China di Jakarta, Indonesia pada hari Kamis, 25 Maret 2021. Mereka mendesak pemerintah China untuk segera menghentikan pelanggaran hak asasi manusia terhadap orang Uighur di Xinjiang. 

Protes dari Muslim Uyghur di Turki

Diberitakan Reuters, Rabu (7/4/2021) lebih dari 40 ribu orang Uighur di Turki mengkritik pemerintah Beijing setelah China menyetujui perjanjian ekstradisi pada bulan Desember 2020.

Mereka mengkhawatirkan, pendekatan tersebut dapat membuat Muslim Uyghur dikirim kembali ke China untuk menghadapi tuduhan yang selama ini dibantah.

Ratusan warga Uyghur di Turki melakukan protes, ketika menteri luar negeri China mengunjungi Ankara bulan lalu.

Pakar PBB memperkirakan setidaknya satu juta orang Uighur dan Muslim lainnya ditahan di pusat penahanan di Xinjiang, China barat laut.

Amerika Serikat mengatakan pada Januari China telah melakukan "genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan" dengan menindas orang Uighur.

Aksener dan Yavas dipandang sebagai saingan potensial bagi Presiden Tayyip Erdogan dalam pemilu yang dijadwalkan pada 2023. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

BACA BERITA TERKAIT TURKI >>> KLIK

Baca juga: BERITA POPULER - Janda Kesepian Digerebek, Kisah Juru Masak Hasan Tiro, hingga Ismed Sofyan Menikah

Baca juga: BERITA POPULER - Teroris Serang Mabes Polri sampai Anak Tebas Leher Ayah Kandung

Baca juga: BERITA POPULER – Bohong Kuliah di Luar Negeri, Mahar Sandal Jepit Hingga Bu Kades Selingkuh

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved