Breaking News:

Petugas Temukan Senjata Tajam, Razia Rutan Sigli

Kepala Rutan Sigli, A Halim Faisal kepada Serambi, Rabu (7/5/2021), mengatakan, penggeledahan rutan mulai pukul 20.45 hingga 21.45 WIB

Foto kiriman warga
Rutan Kelas II B Sigli, Pidie 

SIGLI - Tim gabungan melakukan penggeledahan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sigli, Selasa (6/4/2021) malam. Dalam penggeledahan itu ditemukan senjata tajam, handphone, charger, wayer dan obeng.

Kepala Rutan Sigli, A Halim Faisal kepada Serambi, Rabu (7/5/2021), mengatakan, penggeledahan rutan mulai pukul 20.45 hingga 21.45 WIB. Razia tersebut melibatkan tim gabungan dari Polres Pidie, BNNK dan petugas rutan yang menyasar semua blok hunian yang dihuni warga binaan. Tim memeriksa semua barang milik warga binaan di dalam kamar rutan. Tak hanya itu, saku celana digunakan napi turut digeledah petugas.

Menurutnya, hasil penggeledahan yang dilakukan petugas menemukan barang terlarang milik warga binaan. Adalah android berjumlah 17 unit, handphone bukan android enam unit, charger 27 unit, gunting tiga unit, obeng tiga unit, satu rokok elektrik, tiga sendok makan, dua gunting kuku, tiga pisau, dan tiga wayer ilegal.

" Benda terlarang itu kita data dan kemudian dimusnahkan. Penemuan barang terlarang di dalam Rutan Sigli akan dievaluasi kembali. Sebab, barang terlarang itu tidak boleh dimasukkan ke dalam rutan, tapi saat dilakukan razia kerap kita temukan," jelasnya.

Ia menyebutkan, sebelum digelar razia ke dalam Rutan Kelas II B Sigli, petugas menemukan ganja tidak bertuan yang dilempar dari luar. Pelemparan ganja yang dibalut dengan plastik warna hitam itu sempat terdengar petugas piket. Sebab, ganja yang dilempar dari luar sempat tertimpa atap rutan.

Menurut A Halim, petugas dengan cepat mencari suara itu. Namun, bungkusan itu ditemukan petugas di depan kamar warga binaan. Bungkusan plastik saat diperiksa, ternyata paket ganja kering sekitar tiga ons. Namun, tidak diketahui kepada siapa ganja tersebut ditunjukan terhadap napi di dalam rutan. "Ganja tidak bertuan itu sudah diserahkan kepada polisi sebagai barang-bukti," jelasnya.

Ia menambah razia tersebut dilakukan sesuai dengan surat edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan atas nama Direktur Keamanan dan Ketertiban Nomor: PAS.2-PK.02.10.02-143 Tentang Razia Serentak pada eluruh UPT.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved