Breaking News:

Luar Negeri

Staf Kedubes Amerika Serikat Gantung Diri di Jendela Hotel, Tewas Tinggalkan 'Surat Wasiat'

Staf kedutaan besar Amerika Serikat (AS) ditemukan tewas gantung diri disebuah hotel di ibukota Kenya.

nst.com.my
Ilustrasi staf Kedubes Amerika Serikat ditemukan tewas gantung diri di sebuah hotel. 

Namun, ketiga pria itu malah ditikam dengan Wangari dilaporkan mengisap darah dari luka tusukan yang terbuka.

Adapun Direktorat Investigasi Kriminal Kenya mengatakan, wanita itu mengambil pisau yang dibawanya dan menusuk korban.

"Pengguna jalan yang lewat mengisahkan bagaimana pelaku minum darah korban dari luka mereka yang terbuka," jelas direktorat.

Baca juga: Misionaris AS Dihukum 15 Tahun Penjara, Terbukti Melakukan Pelecehan Seksual di Panti Asuhan Kenya

Polisi lokal menyelamatkan Wangari dari massa yang marah dan hendak membunuh perempuan itu dengan cara merajamnya.

Dilansir Nation via The Sun Jumat (26/3/2021), karena ulah Wangari, seorang pria tewas dengan dua lainnya terluka serius seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Wanita Ini Tikam 3 Pria dan Mengisap Darah Mereka".

Dalam pernyataan resminya, aparat menjelaskan mereka langsung mengeluarkan Wangari dari masyarakat yang marah.

Sebabnya, perempuan "vampir" itu menyerang korban kedua dan menyebabkan luka di bagian telinganya.

Para korban dilarikan ke Rumah Sakit Nasional Kenyatta di Nairobi, di mana mereka dalam kondisi tidak serius.

Kedua korban yang tidak disebutkan identitasnya tersebut juga mengalami luka di bagian dada dan leher.

Aparat melanjutkan, saat ini Wangari berada dalam penahanan sembari mereka menggelar penyelidikan. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

BERITA TERKAIT

Baca juga: BERITA POPULER - Janda Kesepian Digerebek, Kisah Juru Masak Hasan Tiro, hingga Ismed Sofyan Menikah

Baca juga: BERITA POPULER - Teroris Serang Mabes Polri sampai Anak Tebas Leher Ayah Kandung

Baca juga: BERITA POPULER – Bohong Kuliah di Luar Negeri, Mahar Sandal Jepit Hingga Bu Kades Selingkuh

Penulis: Syamsul Azman
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved