Breaking News:

Tamiang Kembangkan Udang Vaname, Miliki 20 Hektare Tambak

Aceh Tamiang akan memaksimalkan potensi 20 ribu hektare tambak untuk mengembangkan budidaya udang vaname

SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Bupati Aceh Tamiang H Mursil 

KUALASIMPANG – Aceh Tamiang akan memaksimalkan potensi 20 ribu hektare tambak untuk mengembangkan budidaya udang vaname.  Program ini dimulai Pemkab Tamiang dengan melakukan nota kesepamahan (MoU) dengan Ditjen Perikanan Budidaya KKP di Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/4/2021).

Dalam MoU ini, Pemkab diwakili langsung Bupati Tamiang, Mursil, sedangkan KKP diwakilkan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto. “Dengan tercapainya MoU ini, tujuan kita menjadi klaster budidaya udang vaname akan segera terwujud,” kata Mursil, Rabu (7/4/2021).

Dalam butir MoU dijelaskan, KKP akan membantu klaster pengembangan budidaya udang vaname di tambak seluas lima hektare. Seluruh anggaran yang dibutuhkan bersumber dari APBN tahun 2021.

Namun, sejauh ini Pemkab Aceh Tamiang belum menentukan lokasi klaster karena masih harus berkoordinasi dengan Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Banda Aceh, selaku perpanjangan tangan KKP di provinsi.

“Mengenai lokasi memang belum final, tapi kita sudah melakukan pemetaan di beberapa titik yang ada di sejumlah kecamatan, misalnya Manyakpayed, Seruway atau Bendahara,” lanjut Mursil.

Kadis Pangan, Kelautan dan Perikanan (PKP) Aceh Tamiang, Safuan yang ikut hadir dalam penandatanganan MoU itu optimis program klaster ini akan sudah berjalan pada Mei 2021. “Insya Allah sudah bergulir bulan depan, kita akan terus menyiapkan keperluan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Safuan menegaskan, Tamiang cukup layak menjadi sentra budidaya udang vaname karena didukung lahan tambak lebih dari 20 ribu hektare. Hanya saja kata dia, hampir besar kondisi tambak ini dalam keadaan tidak terawat. “Pelan-pelan kita perbaiki agar tujuan menjadi sentra budidaya dapat terwujud dan perekonomian petani tambak kita terangkat,” ucap Safuan.

Kadis Pangan, Kelautan dan Perikanan (PKP) Aceh Tamiang, Safuan optimis kuota bantuan klaster pengembangan budidaya udang vaname akan ditambah pada tahun depan.

Optimisme ini disampaikan Safuan setelah melihat keseriusan Kementerian, Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membantu daerah di Aceh memaksimalkan potensi tambak yang sudah tersedia. “Kita berharap bantuan ini bisa menghasilkan capaian maksimal, sehingga kuota bantuan untuk tahun depan bisa ditingkatkan,” kata Safuan.

Safuan menjelaskan, potensi budidaya di Tamiang tidak sebatas udang vaname, tapi juga bisa diperuntukan untuk beberapa jenis ikan. “Ke depan kita akan fokus ikan bandeng, jenis ikan ini juga cukup menjanjikan,” ucapnya.(mad)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved