Breaking News:

ZA Beli Senjata dari Muchsin Kamal via Online

Densus 88 Antiteror Mabes Polri menetapkan Muchsin Kamal alias Imam Muda (29), sebagai tersangka

Humas Polri
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono 

JAKARTA - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menetapkan Muchsin Kamal alias Imam Muda (29), sebagai tersangka. Sampai saat ini, ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan atau penjualan senjata api ilegal. Muchsin Kamal adalah penjual senjata air gun kepada Zakiah Aini alias ZA (25), terduga teroris yang menyerang Mabes Polri, Jakarta, pada (31/3/2021) lalu. Berdasarkan keterangan polisi sebelumnya, ZA membeli air gun dari Muchsin Kamal lewat transaksi daring atau online.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan, menyampaikan, MK dijerat dengan pasal yang terkait dengan senjata api ilegal. "Penyidik Densus 88 sudah mengamankan tersangka yang menjual senjata api terhadap ZA. Saat ini, penyidik masih mengerahkan Pasal Undang-Undang Darurat Nomor 1 Tahun 1951 tentang Senjata Api (Senpi) ilegal," jelas Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Ahmad kemudian menjelaskan bahwa penyidik juga akan membuka kemungkinan menjerat tersangka dengan UU terkait terorisme. "Namun, penyidik terus mendalami apakah nanti tersangka memenuhi unsur untuk dijerat dengan Undang-Undang terorisme atau tidak. Sekarang sudah jadi tersangka, namun tersangka yang diterapkan masih dalam kasus kepemilikan atau penjualan senjata api ilegal," ujar dia.

Hingga saat ini, tambah Ahmad, penyidikan kasus tersebut masih ditangani oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri. Berdasarkan keterangan polisi sebelumnya, ZA membeli air gun dari Muchsin Kamal melalui transaksi daring atau online. Meski demikian, ZA dan Muchsin Kamal tidak saling kenal.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, memastikan bahwa jenis senjata yang digunakan pelaku teror ZA di Mabes Polri adalah Airgun berkaliber 4,5 MM. Hal tersebut dipastikan setelah melakukan pendalaman dan pengecekan dari uji laboratorium forensik (labfor) Mabes Polri atas sejumlah barang bukti yang ditemukan dari jasad pelaku teror tersebut. "Dari hasil pengamatan gambar, senjata yang digunakan pelaku (ZA) adalah jenis pistol Air Gun BB Bullet Call 4,5 mm," tukas Argo Yuwono.

Seperti diketahui, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri berhasil menangkap Muchsin Kamal (MK) alias Imam Muda, di Jalan Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Kamis (1/4/2021). Dua hari kemudian atau Sabtu (3/4/2021) pagi, Imam Muda yang merupakan mantan narapidana (napi) teroris bersama sejumlah barang bukti diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani proses hukum.

"Benar (sudah ditangkap). Yang ditangkap atas nama MK, laki-laki 29 tahun. di Jalan Syiah Kuala, Banda Aceh," ujar Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Sabtu (3/4/2021) lalu. (tribun network/igm/wly/kompas.com)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved