Breaking News:

Bupati Sarkawi Tekankan Pentingnya Data Valid

Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi menekankan pentingnya data valid untuk merumuskan dan mengambil kebijakan publik

Diskominfo Bener Meriah      
Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi, membuka diseminasi hasil-hasil kelitbangan wilayah Tengah Aceh di Aula Sekretariat daerah setempat, Kamis (8/4/2021). 

REDELONG - Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi menekankan pentingnya data valid untuk merumuskan dan mengambil kebijakan publik. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan diseminasi hasil-hasil kelitbangan wilayah Tengah Aceh, di Aula Setdakab Bener Meriah, Kamis (8/4/2022).

Kegiatan diseminasi itu dilaksanakan Bappeda Aceh bekerja sama dengan Bappeda Bener Meriah. Bupati Sarkawi dalam arahannya menyampaikan, setiap perumusan dasar kebijakan, dimulai dari data. “Sebelum mendiseminasi hasil-hasil kelitbangan, sebelum menyebarluaskan data, perlu dipastikan bahwa data-data itu benar-benar menggambarkan kondisi riil di lapangan," katanya.

Dijelaskan, data yang tersajikan dan akan disebarkan itu harus sudah dievaluasi ketepatannya. Perlu diuji kevalidan data, sebagaimana pengumpulan data, dan juga sumber datanya. “Data ini penting. Jangan sampai data yang yang tak tepat menimbulkan potensi masalah kebijakan," beber Abuya Sarkawi.

Dicontohkan, tentang data berkenaan penerima bantuan dampak Covid-19 pada tahun 2020.  Ketidaktepatan data penerima bantuan Covid-19 telah menimbulkan masalah-masalah dalam praktiknya di lapangan.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sarkawi mengharapkan peran Litbang (penelitian dan pengembangan) agar mampu memberikan kontribusi dalam peningkatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah, mendorong peningkatan daya saing dan terciptanya inovasi daerah.

Lebih lanjut Tgk Sarkawi mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum bagi semua untuk mendorong komitmen para stakeholder dalam berkontribusi bagi pembangunan Aceh melalui pendekatan riset dan jejaring penelitian, serta keterlibatan semua pihak di dalamnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua  narasumber yaitu, Dr Yanis Rinaldi SH MHum yang akan memaparkan Kebijakan Hukum dalam Upaya Perlindungan dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Krueng Peusangan, dan Dr Ir Ashabul Anhar MSc yang menyampaikan materi Dampak Covid-19 terhadap Produksi dan Pendapatan Petani Kopi Arabika Aceh.

Hadir dalam kegiatan diseminasi hasil-hasil kelitbangan wilayah tengah Aceh tersebut adalah Kepala Bappeda Aceh yang diwakili oleh Kabid Litbang Dr Ir Ema Alemina MP, Kepala Bappeda Bener Meriah, Khairun Aksa SE MM, perwakilan Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser.

Dihadirkan juga perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, perwakilan Kepala Dinas Pengairan Aceh, Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, para Kepala SKPK dalam lingkungan Pemkab Bener Meriah, Para Camat di wilayah Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, para Ketua LPPM Universitas, unsur lembaga swadaya masyarakat dan media, serta para narasumber, peneliti.(hbm/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved