Breaking News:

Dua Penjual Miras Dicambuk

Dua pelaku penjual minuman keras (miras) menjalani eksekusi cambuk, Kamis (8/4/2021) di Taman Sari Banda Aceh

SERAMBI/M ANSHAR
Algojo dari Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh melakukan eksekusi hukuman masing masing 18 kali cambuk terhadap dua pelanggar Syariat Islam di Taman Bustanussalatin, Kota Banda Aceh, Kamis (8/4/2021). 

BANDA ACEH - Dua pelaku penjual minuman keras (miras) menjalani eksekusi cambuk, Kamis (8/4/2021) di Taman Sari Banda Aceh. Kedua terdakwa yang dieksekusi masing-masing berinisial An (24) dan Sy (25).

Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh melakukan eksekusi terhadap dua penjual minuman keras di kota tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan.  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Banda Aceh, Ibsaeny mengatakan, kedua terdakwa ditangkap di salah satu desa kawasan Ulee Kareng Februari 2021, saat hendak menjual minuman keras kepada salah seorang calon pembeli.

Lalu Jaksa menuntut 20 kali cambuk. Di pengadilan, hakim sependapat memutuskan 20 kali. Karena sudah menjalani masa tahanan selama 2 bulan, kedua terdakwa hanya di cambuk 18 kali.

Pihak Satpol PP dan WH Banda Aceh menyebutkan bahwa transaksi minuman keras di Banda Aceh menggunakan jaringan bawah tanah. Itu sebabnya, kondisi ini menyulitkan aparat penegak hukum dalam mengungkapkan.

Kepala Bidang Penegakan Syariat Islam Satpol PP dan WH Banda Aceh, Safriadi mengatakan, meski demikian, personel Satpol PP dan WH tetap melakukan pengawasan dan razia di beberapa titik yang diduga kuat terindikasi adanya minuman keras, salah satunya kawasan Keudah.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved