Breaking News:

Aceh Jaya, Kabupaten Istimewa

Aceh Jaya genap berusia 19 tahun pada Sabtu, 10 April 2021, setelah memekarkan diri dari kabupaten induk Aceh Barat

Aceh Jaya, Kabupaten Istimewa
FOR SERAMBINEWS.COM
Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB melakukan panen bersama tanaman padi di salah satu kawasan pertanian di Aceh Jaya.

Aceh Jaya genap berusia 19 tahun pada Sabtu, 10 April 2021, setelah memekarkan diri dari kabupaten induk Aceh Barat. Salah satu deklarator pembentukan Kabupaten Aceh Jaya Adnan NS mengungkapkan,  Aceh Jaya tidak dapat disamakan dengan beberapa kabupaten lainnya yang lahir pada tanggal, bulan, dan tahun yang sama. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan Aceh Jaya harus bangkit dari titik nol sebanyak dua kali.

Pertama, bangkit dari nol saat ditetapkan sebagai daerah otonomi baru dan bangkit dari keterpurukan pada saat tsunami melanda Aceh. Pada saat Aceh Jaya masih menjadi ‘bayi’ yang baru belajar berjalan, terpaan besar melanda, yang juga mengguncang dunia. “Aceh Jaya tidak bisa dinilai dan diukur dengan barometer seperti daerah lain, walaupun mekar dan lahir secara bersama-sama,” ungkapnya.

“Kalau yang lain mulai dari nol itu hanya sekali, namun Aceh Jaya dua kali bangkit. Saat bayi Aceh Jaya sudah diberikan cobaan yang begitu besar,” tambah mantan penasehat Bupati Nagan Raya tersebut.

Namun, Aceh Jaya saat ini mampu berdiri tegak kembali walaupun tidak semerbak dan segagah kembarannya.

Menurut mantan senator DPD RI tersebut, Aceh Jaya merupakan kabupaten dengan wilayah yang paling strategis,  diapit oleh dua kabupaten tertua, Aceh Barat dan Kota Banda Aceh.

Tidak hanya itu saja, Aceh Jaya sendiri memiliki histori dan nilai yang luar biasa, pernah memiliki pelabuhan internasional di Rigah dan memiliki sumber daya alam yang melimpah.

Hanya saja, di usia yang ke-19 tahun ini, Aceh Jaya perlu melakukan perubahan dengan memanfaatkan ekowisata yang telah diberikan Tuhan dan berada di teritorial Aceh Jaya.

“Aceh Jaya itu punya yang tidak dipunyai oleh daerah lain di wilayah Barat Selatan Aceh. Seperti kuda, siapa yang punya kuda di wilayah Barat Selatan ini?” tanyanya.

Menurut tokoh Pers Aceh yang juga mantan Ketua PWI Aceh tersebut, Aceh Jaya memiliki sejarah kuda yang cukup melekat  bagi masyarakat.

“Banyak yang ada di Aceh Jaya tidak dimiliki kabupaten lain, maka kita berharap pada hari jadi ke-19 ini, ke depan Aceh Jaya mampu mengembangkan yang dimiliki dengan maksimal, sehingga menjadikan Aceh Jaya sebagai daerah yang maju dan berkembang,” tutupnya.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved