Breaking News:

Berita Aceh Timur

Dua Anaknya Ditangkap Angkatan Laut Thailand Saat Labuh Pukat, Ibu Ini Sedih Ingat Nasib Cucu

"Mereka berhasil melarikan diri menggunakan boat jalur saat aparat keamanan dari Angkatan Laut Thailand merapat (menangkap) boat mereka," ungkapnya.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Saifullah
Dok PPN Idi
Kapal Motor Rizki Laot milik nelayan Idi beserta 32 ABK diamankan Angkatan Laut Thailand, Jumat (9/10/2021) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. 

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Dua nelayan Aceh yang menjadi anak buah kapal atau ABK KM Rizki Laot, berhasil lolos dari sergapan Angkatan Laut Thailand saat labuh pukat.

Mereka adalah Faizal (17), warga Gampong Blang Geulumpang (Kuala Idi), Kecamatan Idi Rayeuk, dan Rahman, warga Lhok Nibong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Hal itu disampaikan oleh Yusmidar, ibu dari Faizal kepada Serambinews.com pada Minggu (11/4/2021) malam.

Yusnidar mengatakan, anaknya tiba di rumah pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WIB, dengan keadaan selamat. Begitu juga dengan Rahman yang sudah kembali ke rumahnya.

"Mereka berhasil melarikan diri menggunakan boat jalur saat aparat keamanan dari Angkatan Laut Thailand merapat (menangkap) boat mereka," ungkap Yusnidar mengutip keterangan anaknya Faizal.

Baca juga: Sambut Ramadhan, Latihan Atlet PON Aceh Libur Selama Empat Hari

Baca juga: Petarung MMA Ini tak Bisa Jurus Takedown Gulat, Kevin Holland Ingin Belajar dari Khabib Nurmagomedov

Baca juga: Prancis Tuduh Turki Sengaja Menghina Ketua Komisi Uni Eropa

Selain Faizal, ungkap Yusnidar, ada dua lagi anaknya yang ikut ditangkap Angkatan Laut Thailand, bersama 30 ABK KM Rizki Laot lainnya. Keduanya yakni, Husaini (29) dan Ramadani (27).

Yusnidar mengaku, Minggu (11/4/2021) sore sekitar pukul 17.00 WIB, ia sempat berkomunikasi dengan anaknya Ramadani yang ditangkap tentara Thailand.

"Katanya, ibu jangan susah dan panik. Saya aman, ibu jaga diri baik-baik agar tidak sakit," ungkap Yusnidar mengutip pesan anaknya dalam komunikasi sekitar 20 menit via Video Call (VC) WhatsApp.

Saat berkomunikasi dengan anaknya, ungkap Yusnidar, ia tak kuasa menahan tangis hingga menyesakkan dada.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved