Breaking News:

Internasional

India Larang Ekspor Remdesivir dan Bahan Farmasi

Pemerintah India Minggu (11/4/2021) mengatakan melarang ekspor obat anti-virus Remdesivir.

Editor: M Nur Pakar
SHUTTERSTOCK/felipe caparros
Ilustrasi remdesivir yang awalnya dikembangkan untuk obat antivirus ebola, kembali menunjukkan hasil uji klinis positif dalam penggunaannya untuk mengobati infeksi virus corona baru pada pasien Covid-19.(SHUTTERSTOCK/felipe caparros) 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Pemerintah India Minggu (11/4/2021) mengatakan melarang ekspor obat anti-virus Remdesivir.

Bahkan, bahan farmasi aktifnya setelah rekor lonjakan kasus COVID-19 membuat permintaan melonjak.

Baca juga: Libya Terima 57.000 Vaksin Covid-19 dari COVAX

Baca juga: Mesir Segera Produksi Vaksin Covid-19 China Sinovac, Berkapasitas Hingga 80 Juta Dosis Setahun

Baca juga: VIDEO Ratusan ASN di Aceh Barat Disuntik Vaksin Covid-19

“Mengingat hal di atas, Pemerintah India telah melarang ekspor Injeksi Remdesivir dan Bahan Farmasi Aktif Remdesivir (API) sampai situasinya membaik,” kata kementerian kesehatan.

Tujuh perusahaan India telah mendapatkan lisensi obat dari Gilead Sciences, dengan kapasitas terpasang sekitar 3,9 juta unit per bulan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved