Breaking News:

Ramadhan 2021

Hilal tak Terlihat, Umat Islam di Aceh Mulai Berpuasa Besok

Amiruddin mengatakan, laporan tersebut telah dikirim ke Kemenag RI untuk menjadi bahan pertimbangan dalam sidang itsbat yang dipimpin oleh Menteri Aga

SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh di Observatorium Teungku Chik Kuta Karang Lhoknga dan sejumlah daerah lainnya di Aceh belum melihat hilal karena berawan dan mendung. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Berdasarkan hasil pemantauan Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh di Observatorium Teungku Chik Kuta Karang Lhoknga dan sejumlah daerah lainnya di Aceh, hilal Ramadhan tidak terlihat di Aceh pada Senin, 29 Sya'ban 1442 H atau 12 April 2021. Hal itu diakibatkan hilal tertutup awan dan cuaca mendung.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh Drs Amiruddin MA mengatakan, berdasarkan pantauan di Auditorium Hilal Tgk Chiek Kuta Karang, posisi hilal berada pada 276,68 derajat dari utara searah jarum jam, tinggi hilal 3,56 derajat di atas ufuk, elongasi 4,57 derajat dan hilal terbenam pada19.03 WIB.

Amiruddin mengatakan, laporan tersebut telah dikirim ke Kemenag RI untuk menjadi bahan pertimbangan dalam sidang itsbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

"Sampai sekarang bulannya belum terlihat karena berawan, mendung makanya tidak terlihat bulan. Kita bergerak terus ini langsung kita laporkan ke pusat," kata Amiruddin didampingi Kabid Urais, Drs H Marzuki A MA.

Berdasarkan sidang istbat ditetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Selasa 13 April 2021. Hal itu dikarenakan hilal terlihat di sejumlah daerah di Indonesia.

Pandemi Covid-19 tak Halangi Jamaah Shalat Tarawih Sesaki MRB, Membludak Hingga Marmer Terakhir

Anak Penjual Es Krim Infaqkan Seluruh Uang Celengan Selama Setahun untuk Pembangunan Masjid Taqwa

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kemenag Aceh Alfirdaus Putra menjelaskan, ijtima awal Ramadhan 1442 H hari Senin pukul 09.13 WIB.

Ketinggian hilal untuk Markaz Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Lhoknga Aceh Besar pada 29 Syakban adalah 3,55 derajat di atas ufuk.

Ia menjelaskan, ada tujuh lokasi pemantauan hilal di Aceh di antaranya, Observatorium Teungku Chiek Kuta Karang Lhoknga di Aceh Besar, Sabang, Kompleks PT Arun Lhokseumawe, Pantai Cring Crang Aceh Jaya, Pantai Suak Geudeubang Meulaboh, dan Pantai Teluk Dalam Sinabang.

"Pemantauan yang kita lakukan hari ini menjadi laporan untuk sidang istbat di Jakarta. Setelah dipantau langsung kita kirim laporannya agar menjadi bahan pertimbangan. Meskipun di daerah kita tidak terlihat, namun ada daerah yang melaporkan hilal terlihat, sehingga diputuskan bahwa 1 Ramadhan jatuh pada Selasa 13 April 2021," katanya.

Pemantauan tersebut disaksikan para Kabid di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh, sejumlah pimpinan instansi terkait, dan awak media.

Kegiatan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved