Breaking News:

Video

VIDEO Ternyata Stasiun Penelitian Orang Utan Tertua di Dunia Berada di Aceh Tenggara

Tempat seluas 450 hektare ini dibangun tahun 1970 oleh warga negara belanda bernama Herman Reksen.

Laporan Yulham | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, ACEH TENGGARA - Pusat penelitian Ketambe adalah pusat penelitian orang utan tertua di dunia.

Tempat seluas 450 hektare ini dibangun tahun 1970 oleh warga negara belanda bernama Herman Reksen.

Untuk menuju ke lokasi pengunjung harus menyeberangi sungai Alas dengan perahu di Desa Balai Lutu , Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (4/4/2021).

Meski sempat terjadi kerusakan bangunan utama saat konflik Aceh Berkecamuk, tahun 2015 silam, namun kini sudah dibangun kembali.

Baca juga: VIDEO Orang Utan Kelly di Pusat Penelitian Ketambe, Primata Leuser di Ambang Kepunahan

Menurut catatan, sudah ribuan peneliti dari luar negeri maupun lokal serta pelatihan dasar tentang konservasi hutan dan lainnya dilaksanakan oleh berbagai lembaga swada masyarakat yang consern terhadap lingkungan di tempat ini.

Hutan Leuser merupakan hutan Primer yang memiliki berbagai jenis tumbuhan dan pohon yang heterogen serta terdapat berbagai jenis satwa yang dilindungi dengan tingkat terlengkap keanekaragaman, seperti orang utan dan kupu dengan berbagai jenis.

Keberadaan Pusat Penelitian Ketambe di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser menjadi patron akan keberadaan hewan kunci di Sumatra dan tumbuhan di Indonesia yang kelestariannya menjadi perhatian dunia internasional.

Narator: Ilham

Video Editor: M Anshar

Editor: m anshar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved