Breaking News:

Teknologi 5G

Indonesia dan Uni Eropa Bahas Pengembangan Teknologi 5G

CEPA akan mendorong pertumbuhan dan menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia termasuk di bidang ICT.

Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate pada Selasa (13/4/2021) bertemu dengan dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket.

Pertemuan itu membahas implementasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) sektor informasi, komunikasi, dan telematika.

“Kita membangun kerja sama perekonomian di bidang ICT (informasi, komunikasi, dan telematika) untuk manfaat dari dua pihak, baik pihak Indonesia maupun Uni Eropa,” kata Menteri Johnny dalam konferensi pers virtual, Selasa.

Sementara itu, Dubes Vincent mengungkapkan, CEPA akan mendorong pertumbuhan dan menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia termasuk di bidang ICT.

Maka dari itu, Vincent mengaku sangat ingin untuk membangun kesetaraan antara Indonesia dan Uni Eropa dalam cara mengelola sektor ICT.

“Kesetaraan itu baik karena mereka menyederhanakan bisnis, dokumen, dan lainnya,” ujar Vincent.

Baca juga: Live Streaming Chelsea Vs FC Porto di Liga Champions, Sergio Conceicao Yakin Bisa Balikkan Keadaan

Baca juga: Jamaah Tarawih di Masjid Raya Baiturrahman Menyusut Drastis pada Malam Kedua, Diduga Gara-gara Ini

Baca juga: Mahasiswa Ini Wakili Aceh ke Tingkat Nasional, Tak Sangka Jadi Putra Kebudayaan Nusantara Aceh 2021

Baca juga: Istri Dubes Jepang Disambut dengan Humor di Arab Saudi, Meme Animasi Grendizer

Teknologi 5G

Selain itu, Johnny mengungkapkan, mereka juga membahas soal Teknologi 5G.

Dalam kesempatan itu, Indonesia menyampaikan, pihaknya mengadopsi teknologi netral pada semua cellular band sehingga dapat memberikan fleksibilitas bagi operator selular.

Indonesia turut mengeklaim bahwa percobaan penerapan Teknologi 5G yang dilakukan sebanyak 12 kali telah sukses.

“Sehingga saat ini kita mengawali initial showcase untuk memilih beberapa titik sebagai awal dari deployment 5G,” tutur Menteri Johnny.

Di sisi lain, menurut Vincent, Uni Eropa sedang merancang kebijakan sangat penting disebut “Digital Europe”, yang juga melibatkan stimulasi perusahaan dalam 5G.

“Untuk itu, kami ingin membangun hubungan strategis dengan Indonesia, pemerintah dengan pemerintah, dan juga bisnis dengan bisnis,” tutur Vincent.(AnadoluAgency)

Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved