Breaking News:

Berita Abdya

Manager PLN ULP Blangpidie Pastikan Suplai Listrik Aman Selama Ramadhan

“Alhamdulillah, kalau kelistrikan kami untuk selama Ramadhan cukup, bahkan surplus untuk kebutuhan di Abdya,” ujar Manager PLN ULP Blangpidie, Rahadi

“Alhamdulillah, kalau kelistrikan kami untuk selama Ramadhan cukup, bahkan surplus untuk kebutuhan di Abdya,” ujar Manager PLN ULP Blangpidie, Rahadi Bakri Hasibuan kepada Serambinews.com, Selasa (13/4/2021).

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Layanan Pelanggan Blangpidie (ULP) Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berjanji tidak melakukan pemadaman listrik selama Bulan Ramadhan 1442 hijriah.

Manager PLN ULP Blangpidie, Rahadi Bakri Hasibuan, memastikan pasokan listrik selama 30 hari kedepan atau selama Ramadhan tidak ada pemadaman listrik.

“Alhamdulillah, kalau kelistrikan kami untuk selama Ramadhan cukup, bahkan surplus untuk kebutuhan di Abdya,” ujar Manager PLN ULP Blangpidie, Rahadi Bakri Hasibuan kepada Serambinews.com, Selasa (13/4/2021).

Sehingga, katanya, tidak ada pemadaman listrik akibat pemeliharaan atau tidak ada pemadaman listrik yang dijadwalkan selama Bulan Ramadhan.

“Bahkan, beberapa waktu lalu, kami sudah melakukan gelar pasukan peralatan, ini juga sebagai kesiapan kita,” sebutnya.

Jikapun nanti suplai arus listrik padam, lanjutnya, itu bisa saja ada gangguan teknis, seperti faktor cuaca, akibat benang layang-layang dan tumbangnya pohon yang menimpa jaringan.

Baca juga: Berawal dari Unggah Video TikTok dengan Istri Orang, Seorang Pria Tewas Dengan 24 Luka Bacok

"Kemungkinan-kemungkinan gangguan itu sebagian sudah kita tangani, seperti pembersihan benang layang-layang dan pemangkasan pohon dekat jaringan listrik,” ungkapnya.

Tapi, sebutnya, tentu kondisi cuaca sangat berpengaruh.

Apalagi, saat ini lagi musim penghujan.

“Kalau kita sudah sangat maksimal, karena kita sadar kebutuhan suplai listrik menjadi sangat penting selama bulan suci Ramadhan bagi masyarakat,” tambahnya. 

Mengingat, katanya, aktivitas di bulan suci Ramadhan banyak membutuhkan penerangan, seperti saat berbuka puasa, shalat tarawih, dan tadarus. 

“Kalau secara teknis tidak ada masalah lagi, kita berdoa, tidak ada gangguan alam yang sifatnya emergency,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Ada Bagi-bagi 1.000 Masker untuk Jamaah Shalat Tarawih di Nagan Raya

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved