Breaking News:

Perbaikan Jalan Tunggu APBK Perubahan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nagan Raya menyatakan bahwa perbaikan jalan di Nigan, Kecamatan Seunagan

FOTO KIRIMAN WARGA
Warga menanam pohon pisang di jalan Nigan, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya, sebagai protes jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Foto direkam Senin (12/4/2021). 

SUKA MAKMUE - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nagan Raya menyatakan bahwa perbaikan jalan di Nigan, Kecamatan Seunagan, tidak bisa diakomodir lewat APBK 2021, karena ada refocusing anggaran akibat pandemi. Namun demikian, Pemkab akan kembali memasukkannya dalam APBK perubahan tahun ini.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas PUPR Nagan Raya, Tamarlan ST menjawab Serambi, Senin (12/4/2021), menanggapi aksi beberapa warga yang menanam pohon pisang sebagai bentuk protes di jalan Nigan yang rusak. "Pemkab akan kembali memasukkan dalam perubahan 2021. Insya Allah bisa terealisasi," kata Tamarlan.

Menurutnya, dana perbaikan yang sudah masuk dalam APBK murni Rp 1,5 miliar. Namun terjadi refocusing secara nasional untuk penanganan Covid-19, sehingga usulan itu belum dapat ditangani dalam APBK 2021 murni. "Perbaikan jalan Nigan ke depan masuk dalam paket jalan lintasan Jeuram- Alue Peusaja," katanya lagi.

Disebutkan, saat ini sedang dilakukan lelang perencanaan terhadap jalan tersebut. Untuk penanganan sementara, pihaknya akan berkoordinasi dengan Sekda Nagan Raya. "Perbaikan jalan tetap menjadi prioritas Pemkab," katanya.

Kadis PUPR Nagan Raya meminta masyarakat bersabar dan bisa memaklumi kondisi saat ini. Sebab refocusing atau pengalihan anggaran juga terjadi pada sejumlah proyek lain, sehingga ada yang ditunda dan ada pula yang dialihkan ke perubahan.

Sementara itu, sejumlah warga di Desa Nigan, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya pada Senin (12/4/2021) pagi, menanam pohon pisang pada jalan yang rusak parah di desa mereka. Hal itu sebagai bentuk protes karena jalan tersebut sudah lama rusak namun tak kunjung diperbaiki.

Penanaman pohon pisang pada jalan rusak sempat menjadi perhatian pelintas. Apalagi jalan di Nigan melintasi sejumlah desa serta akses menuju kecamatan lain.

Keuchik Nigan, Chaidir yang dikonfirmasi Serambi, Minggu membenarkan bahwa ada aksi warga yang meletakkan pohon pisang di jalan. "Ada sejumlah titik jalan yang sudah rusak. Warga melakukan itu solidaritas dengan harapan diperbaiki," kata Keuchik, dan menyebut usulan perbaikan sudah disampaikan ke dinas terkait.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved