Breaking News:

Ramadhan 1442 H

Umat Muslim di Belahan Utara Bumi Berpuasa Lebih Lama dari Muslim yang Tinggal di Bagian Selatan

Muslim yang tinggal di kota-kota di garis lintang utara akan berpuasa lebih lama daripada di selatan.

SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Suasana di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh di malam kedua Ramadhan 1442 Hijriah, Selasa (14/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Selama bulan suci Ramadhan, umat Islam di berbagai belahan dunia akan menjalani ibadah puasa dengan durasi yang berbeda-beda berdasarkan wilayah mereka.

Ramadhan kali ini, yang bertepatan dengan musim semi di belahan bumi utara dan musim gugur di belahan bumi selatan, jam puasa bervariasi sesuai dengan panjang jam siang hari.

Menurut situs web Direktorat Urusan Agama Turki, pada hari pertama bulan suci, umat Islam di Kota Murmansk, Rusia, akan berpuasa selama 16 jam dan 53 menit, sedangkan bagi mereka yang tinggal di Tromso, Norwegia, akan berpuasa selama 16 jam dan 52 menit.

Kota Ushuaia di Argentina akan menjalani selama 12 jam dan 12 menit.

Muslim yang tinggal di kota-kota di garis lintang utara akan berpuasa lebih lama daripada di selatan.

Di ibu kota Norwegia, Oslo, durasi pada hari pertama Ramadan adalah 16 jam enam menit, sementara di ibu kota Swedia, Stockholm, tiga menit lebih pendek.

Baca juga: Penetapan 1 Ramadhan 1442 H Terjadi di Tiga Hari yang Berbeda di Aceh, Ini Sebabnya 

Baca juga: Malam Ke-2, Jamaah Tarawih di Masjid Raya Baiturrahman Langsung Menyusut hingga Setengahnya

Baca juga: Parah! Listrik Padam Saat Buka Puasa, Warga Singkil Utara Makan dalam Gelap Gulita

Sementara ibu kota Rusia, Moskow, dan ibu kota Denmark, Kopenhagen, memiliki durasi puasa yang sama yaitu 15 jam 45 menit, sedangkan di ibu kota Jerman, Berlin, 15 jam dan 32 menit.

Di London, ibu kota Inggris, durasi puasa mencapai 15 jam 28 menit, sedangkan di ibu kota Prancis, Paris, 15 jam dan 19 menit.

Durasi puasa pada hari pertama di kota Toronto, Kanada adalah 15 jam 10 menit sementara di ibu kota Italia, Roma, mencapai 15 jam dua menit.

Muslim di ibu kota Yunani, Athena, akan berpuasa selama 14 jam dan 46 menit, sedangkan mereka yang berada di ibu kota Iran, Teheran, akan berpuasa selama 14 jam dan 37 menit.

Ibu kota Amerika Serikat, Washington, DC memiliki durasi puasa 15 jam 14 menit, sedangkan di ibu kota Korea Selatan, Seoul, 14 jam dan 44 menit.

Baca juga: Data CVR Sriwijaya Air SJ 182 Berhasil Diunduh, KNKT Ungkap Adanya Anomali pada Sistem Autothrottle

Baca juga: Persiraja Dilanda Eksodus Pemain, Ini Daftar Pemain yang Bakal Hengkang dari Skuad Laskar Rencong

Baca juga: Kerangka Manusia Ditemukan di Kebun Karet di Nagan Raya, Diduga Korban Hilang Sebulan Lalu

Ibu kota Lebanon, Beirut, dan ibu kota Pakistan, Islamabad, memiliki durasi puasa yang sama yaitu 14 jam 31 menit, sedangkan ibu kota Irak, Baghdad, hanya satu menit lebih pendek.

Muslim di Yerusalem akan berpuasa selama 14 jam 28 menit, di ibu kota Mesir, Kairo selama 14 jam 20 menit, dan di ibu kota India, New Delhi, selama 14 jam 16 menit.

Ibu kota Arab Saudi, Riyadh, memiliki durasi puasa 14 jam enam menit, ibu kota Ethiopia, Addis Ababa, 13 jam 36 menit, dan ibu kota Kenya, Nairobi, 13 jam 22 menit.

Sementara itu, Muslim di Kota Rio de Janeiro, Brasil, akan berpuasa selama 12 jam 59 menit, sedangkan mereka yang berada di ibu kota Afrika Selatan, Cape Town, dan Buenos Aires di Argentina akan menahan diri untuk makan dan minum selama 12 jam dan 49 menit.(AnadoluAgency)

Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved