Breaking News:

Berita Aceh Utara

'Azab' Penyelundup 60 Kg Sabu di Aceh Utara, Tiga Dituntut Mati, Dua DPO, dan 1 Tewas Saat Ditangkap

Soalnya, dari enam pria yang terlibat dalam penyelundupan 60 kilogram sabu-sabu, tiga di antaranya sudah dituntut mati. 

FOR SERAMBINEWS.COM
Tiga pria kasus sabu 60 kilogram dilimpahkan Polda Aceh ke Kejari Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pelaku penyelundupan sabu-sabu seberat 60 kilogram (Kg) seperti terkena 'azab'.

Pasalnya, keenam pelaku penyelundupan barang haram tersebut menuai nasib buruk akibat perbuatan mereka.

Soalnya, dari enam pria yang terlibat dalam penyelundupan 60 kilogram sabu-sabu, tiga di antaranya sudah dituntut mati. 

Sedangkan dua lagi masih jadi buronan dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang alias DPO.

Dua buronan tersebut masing-masing adalah Muhammad Amin alias Abeng dan Asnawi alias Labon.

Baca juga: BI Siapkan Uang Tunai Rp 152,14 Triliun untuk Kebutuhan Ramadhan dan Lebaran 2021

Baca juga: Jaksa Lebanon Mulai Selidiki Rencana Kudeta Untuk Mengguncang Negara

Baca juga: Siswa SMA Inshafuddin Diterima di USU dan Sejumlah PTN Ternama di Indonesia, Ini Nama-namanya

Keduanya dimasukkan dalam daftar pencarian orang atau DPO karena berhasil melarikan diri sebelum ditangkap.

Sedangkan satu lagi yakni Samsuar tewas saat dilakukan penangkapan tim Polda Aceh pada 3 Oktober 2020. 

Sementara yang dituntut mati pada siding di Pengadilan Negeri atau PN Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa (13/4/2021), adalah Sayed Mahdar (24), warga Kecamatan Julok, Aceh Timur. 

Kemudian, Junaidi (19), warga Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara dan Mukhtar Mahdi alias Jenieb (38), warga Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

Untuk diketahui, Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh melimpahkan tiga pria dari enam yang terlibat dalam kasus sabu-sabu 60 kilogram ke Kejari Aceh Utara pada 29 Januari 2021. 

Baca juga: Hari Ini, RSUCM Rawat Tiga Pasien Terpapar Covid-19, Berikut Asal Mereka

Baca juga: Bulan Madu Atta Halilintar-Aurel Dianggap Memalukan, Atta: Minggir Ga Usah Ikut Campur!

Baca juga: AS Minta Lebanon Segera Bentuk Pemerintahan Baru, Jutaan Orang Jatuh Miskin

“Empat buah karung goni yang di dalamnya berisikan plastik warna hitam yang ternyata di dalamnya terdapat 60 bungkus narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan kemasan teh Cina dipergunakan untuk perkara Muhammad Amin,” ujar JPU. 

Untuk diketahui, penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh melimpahkan tiga pria dari enam yang terlibat dalam kasus sabu 60 kilogram ke Kejari Aceh Utara pada 29 Januari 2021. 

“Satu unit Mobil Honda CRV warna silver dengan nomor polisi BK 1557 BN, dirampas untuk negara,” tuntut JPU Mulyadi. 

Selain itu, JPU juga meminta hakim membebankan biaya perkara kasus tersebut kepada negara.(*) 

Penulis: Jafaruddin
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved