Breaking News:

Internasional

Iran Ancam Perudingan Kesepakatan Nuklir di Wina Ditunda, Situs Nuklirnya Natanz Diserang Israel

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif memperingatkan perundingan kesepakatan nuklir di Wina dapat ditunda atau juga dibatalkan.

AP
Situs Nuklir Natanz Iran 

SERAMBINEWS.COM, TEHREAN- Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif memperingatkan perundingan kesepakatan nuklir di Wina dapat ditunda atau juga dibatalkan.

Iran beralasan serangan Israel ke situs pengayaan nuklir utamanya di Natanz jelas-jelas mengganggu negaranya.

Pernyataan Mohammad Javad Zarif, di samping Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov yang sedang berkunjung ke Iran.

Dilansir AFP, Rabu (14/4/2021), AS bersikeras tidak ada hubungannya dengan sabotase Minggu (11/4/2021) di fasilitas nuklir Natanz.

Meskipun tidak mengklaim serangan tersebut, Israel secara luas diyakini telah melakukan serangan yang masih belum dapat dijelaskan yang merusak sentrifugal di sana.

"Amerika harus tahu bahwa baik sanksi maupun tindakan sabotase tidak akan memberi mereka instrumen untuk melakukan pembicaraan," kata Zarif di Teheran.

“Mereka harus tahu bahwa tindakan ini hanya akan membuat situasi menjadi sulit bagi mereka," katanya.

Kayhan, surat kabar garis keras Teheran, mendesak Iran untuk keluar dari pembicaraan Wina dan menundan semua komitmen nuklir.

Baca juga: Iran Mengakui Pembangkit Nuklirnya Terkena Ledakan

Bahkan akan membalas dendam terhadap Israel dan mengidentifikasi serta membongkar jaringan infiltrasi domestik di balik sabotase."

"Terlepas dari bukti yang menunjukkan peran AS sebagai pemicu utama sabotase nuklir terhadap Iran," jelasnya.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved