Breaking News:

Internasional

Pemimpin Oposisi Rusia Ingin Pelajari Al-Quran, Petugas Penjara Sembunyikan

Pemimpin Oposisi Rusia, Alexei Navalny teryata ingin mempelajari kitab suci umat Islam, Al-Quran.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Pemimpin oposisi Rusia Aleksei Navalny 

SERAMBINEWS.COM, MOSKOW - Pemimpin Oposisi Rusia, Alexei Navalny teryata ingin mempelajari kitab suci umat Islam, Al-Quran.

Navalny langsung menuntut petugas penjara untuk segera mengembalikan Al-Quran.

Dilansir AP, Rabu (14/4/2021), petugas penjara Moskow tetap menolak tanpa memberi alasan apapun.

Dia berharap dapat mempelajari Al-Quran selama berada di penjara yang telah dilaksanakannya selama beberapa pekan.

Namun, niatnya akhirnya tidak bisa dilaksanakan, karena Al-Quran yang diserahkan timnya tidak dikembalikan juga oleh petugas penjara.

Baca juga: Alexei Navalny Mogok Makan, Pendukung Demonstrasi, Polisi Rusia Langsung Tangkap

Apalagi, Rusia merupakan sebuah negara komunis dan sebagian lainnya beragama Kristen Ortodoks.

Selain itu Navalny mengatakan mengalami sakit punggung dan kaki yang parah.

Bahkan, dilarang tidur karena seorang penjaga memeriksanya setiap jam di malam hari.

Dia melakukan mogok makan dua minggu lalu, menuntut akses ke pengobatan yang tepat dan kunjungan dari dokternya.

Layanan penjara negara bagian Rusia mengklaim politisi tersebut menerima semua bantuan medis yang dia butuhkan.

Pekan lalu Navalny dipindahkan ke bangsal medis penjara karena batuk dan demam.

Baca juga: AS Jatuhkan Sanksi Tujuh Pejabat Senior Rusia, Dalang Meracuni Pemimpin Oposisi Alexei Navalny

Dalam sebuah posting Instagram, dia mengatakan tiga dari 15 orang yang ditempatinya menderita TBC, penyakit menular yang menyebar melalui udara.

Pada Senin (12/4/2021), sekutu Navalny mengatakan di Twitter dia dipindahkan kembali ke perumahan umum dari unit medis.

Politisi itu telah kehilangan delapan kilogram sejak memulai mogok makan dan 15 kilogram sejak tiba di koloni, menurut timnya.

Petugas penjara melihat keseriusan aksi mogok makan dan mengancam akan mencekok paksa dia, kata tim Navalny.(*)

Baca juga: Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Dipindahkan dari Penjara Moskow

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved