Breaking News:

Polres Pidie Ringkus Empat Agen Togel

Tim gabungan Polres Pidie meringkus empat agen togel di empat lokasi berbeda. Penangkapan tersebut dalam operasi yang dilancarkan

For Serambinews.com
Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian 

SIGLI - Tim gabungan Polres Pidie meringkus empat agen togel di empat lokasi berbeda. Penangkapan tersebut dalam operasi yang dilancarkan oleh personel Reskrim bersama Sat Intelkam Polres Pidie guna penindakan penyakit masyarakat (pekat).

Personel dilibatkan dalam penindakan pekat itu berkekuatan 23 orang. Di mana mereka disebarkan delapan tim kecil untuk memburu target. "Kita berhasil menciduk empat agen togel di empat kecamatan dengan waktu hampir bersamaan," kata Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Candra MH kepada Serambi, Selasa (13/4/2021).

Ia menyebutkan, keempat agen togel yang ditangkap tersebut adalah ABK (48) warga Gampong Cebrek, Kecamatan Simpang Tiga, pada Senin (12/4/2021) sekitar 15.30 WIB. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang-bukti berupa satu ponsel, pecahan uang Rp 50 ribu dua lembar, dan Rp 10 ribu satu lembar.

Lalu, AIK (40) di Gampong Pante Garot, Kecamatan Indrajaya, dibekuk di rumahnya, Senin (12/4/2021) sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi mengamankan barang bukti dua ponsel, uang pecahan Rp 100 ribu satu lembar, Rp 50 ribu dua lembar, Rp 10 ribu enam lembar, Rp 5 ribu lima lembar, dan Rp 1.000 satu lembar.

Kemudian, MJL (53) warga Gampong Lampeudeu Tunong, Kecamatan Pidie diringkus, Senin (12/4/2021) sekitar 16.50 WIB. Bersama dengan MJL, polisi mengamankan uang pecahan Rp 100 ribu satu lembar, Rp 50 ribu dua lembar, Rp 20 ribu lima lembar, Rp 10 ribu 15 lembar, Rp 5 ribu tujuh lembar, Rp 2.000 enam lembar, dan Rp 1.000 satu lembar. 

Berikutnya, MTA (60) warga Gampong Arun, Kecamatan Kembang Tanjong yang juga diciduk Senin (12/4/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Bersama MTA, polisi mengamankan uang pecahan Rp 100 ribu satu lembar, Rp 50 ribu satu lembar, Rp 20 ribu dua lembar, Rp 10 ribu tujuh lembar, Rp 5 ribu 19 lembar, Rp 2.000 empat lembar, dan Rp 1.000.  "Kami juga menemukan pesan singkat (sms) berupa pemesanan togel di handphone keempat tersangka itu," ujarnya.

Pada bagian lain, Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Ferdian Candra secara terbuka mengungkapkan, keempat agen togel itu akan dibidik dengan Pasal 1 butir 22 Juncto Pasal 18 Juncto Pasal 20 Qanun Provinsi Aceh Nomor 06 Tahun 2014 tentang hukum dan jinayat.

Di mana ancaman hukuman tertuang dalam pasal 18 dan 19 paling banyak 45 kali cambuk, denda paling banyak 450 gram emas, dan kurungan penjara paling lama 45 bulan. “Sesuai qanun, keempat tersangka ini akan menerima hukuman yang sudah ditetapkan,” tutup Kasat Reskrim Polres Pidie.(naz/ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved