Breaking News:

Tersangka Sabu Sempat Jual Rp 50 Juta/Ons

Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar, saat ini terus melakukan koordinasi dengan Polres Bireuen, terkait terungkapnya jaringan peredaran narkoba

For Serambinews.com
Kapolres Aceh Besar, AKBP Riki Kurniawan SIK MH 

JANTHO - Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar, saat ini terus melakukan koordinasi dengan Polres Bireuen, terkait terungkapnya jaringan peredaran narkoba international yang diamankan di Aceh Besar dengan barang bukti sabu 6,7 kilogram, bersama empat orang tersangka dan sepucuk pistol jenis FNKamis (8/4/2021).

Kapolres Aceh Besar, AKBP Riki Kurniawan SIK MH didampingi Kasat Narkoba, Iptu Sunardi SH MH,  Selasa (12/4/2021) mengatakan, mereka masih melakukan kerjasama dengan Satresnarkoba Bireuen, karena domisili Daftar Pencarian Orang (DPO) di Bireuen. Dan, untuk perkembangan terbaru tentang Daftar Pencarian Orang (DPO) jaringan narkoba ini sementara belum ada.

"Jaringan Narkoba yang berhasil mereka ungkap seberat 6,782,26 gram ini adalah para tersangkanya pemain lama dan ada pemain baru, sehingga untuk pemasok barang haram itu masih dalam pencarian aparat kepolisian, " ujar Kapolres.

Menurut AKBP Riki Kurniawan Kapolres, berdasarkan keterangan dari tersangka, bahwa untuk perkilonya belum ada yang  terjual sabu-sabu, yang sudah pernah mereka (tersangka) jual sabu berkisar Rp 40 juta hingga Rp 50 juta per onsnya dan barang haram itu diperkirakan dari Negara Malaysia. Karena, jenis sabu- sabu nya kasar berkristal," demikian AKBP Riki Kurniawan SIK MH.

Seperti diketahui Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar, membongkar sindikat peredaran narkoba jaringan internasional dengan mengamankan 6.782,26 gram sabu bersama empat orang tersangka di tiga lokasi pada Kamis (8/4/2021).(as)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved