Breaking News:

Luar Negeri

Bukan Hanya di Natuna, 240 Kapal China Sesaki Lautan Filipina Ambil Berton-ton Ikan Secara Ilegal

Menteri luar negeri Filipina pada Rabu (14/4/2021) melakukan protes diplomatik terhadap China, usai 240 kapal datang ke laut Filipina.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
Dedek Ardiansyah Terisno
FOTO ILUSTRASI - Kapal asing yang dipergoki nelayan mencuri ikan di Perairan Natuna 

Sebelumnya, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksmana Madya TNI (Purn) A Taufiq R mengatakan sudah melaporkan ke Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terkait penguatan coast guard China di sekitar Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Perairan Natuna Kepulauan Riau, Selasa (7/1/2020) pagi.

Dalam laporannya kepada Retno, Taufiq mengatakan saat ini masih ada dua kapal coast guard China di wilayah ZEEI.

Selain itu ia juga melihat ada tiga kapal coast guard di luar ZEEI.

Dua di antara tiga kapal tersebut berada di dekat Kepulauan Nansha atau Spratly Island

"Yang jelas tadi pagi sudah laporan Kepada Menteri Luar Negeri bahwa masih ada dua coast guard mereka di sekitar situ.

Ada satu di luar, ada dua yang memperkuat di atas, di Nansha," kata Taufiq di kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Selasa (7/1/2020).

Namun ia belum bisa memastikan, tujuan penguatan tersebut.

Sejauh ini ia menduga akan ada pergantian patroli coast guard China di wilayah tersebut.

"Mungkin akan ada pergantian patroli mereka. Apakah penguatan itu untuk memperkuat atau mengganti, nanti kita akan lihat," kata Taufiq.

Selain itu ia juga melihat ada kapal logistik di antara kapal-kapal coat guard tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved