Breaking News:

Opini

Produktif Bersama Teknologi

Berkas-berkas ini adalah berkas jual-beli yang alm. Abu Razali Kasim Limpok (kakek kami) simpan dengan amat rapih walau isinya sudah melewati sekian

Produktif Bersama Teknologi
FOR SERAMBINEWS.COM
Dr. Kahlil Muchtar, S.T., M.Eng., Kepala Pusat Riset Telematika dan Dosen Prodi Teknik Komputer Universitas Syiah Kuala (USK), Peneliti Kecerdasan Buatan (AI)

Oleh Dr. Kahlil Muchtar, S.T., M.Eng., Kepala Pusat Riset Telematika dan Dosen Prodi Teknik Komputer Universitas Syiah Kuala (USK), Peneliti Kecerdasan Buatan (AI)

Sebuah tumpukan berkas yang masih terlipat rapih dan dibalut dengan sepotong kertas koran. Meski setiap berkas dalam balutan itu sudah tampak usang, namun hampir semua isinya masih utuh. Berkas-berkas ini adalah berkas jual-beli yang alm. Abu Razali Kasim Limpok (kakek kami) simpan dengan amat rapih walau isinya sudah melewati sekian generasi.

Penulis mendapati sebuah akta jual beli yang ditulis di tahun 1920 dengan abjad jawi (abjad Arab yang diubah untuk menuliskan bahasa Melayu). Di berkas lain ditemukan perjanjian jual beli sebuah

kebun dengan tulisan halus kasar pada tahun 1970. Seluruh berkas merupakan berkas asli yang ditandatangani kedua belah pihak secara legal dan valid.

Contoh di atas hanyalah salah satu manfaat melakukan pengumpulan berkas di bidang perdagangan atau jual beli. Pengumpulan data yang baik juga telah terbukti memberikan manfaat yang luas, salah satunya pengumpulan hadits di masa sahabat hingga generasi-generasi setelahnya.

Dalam sejarah, kita melihat proses pengumpulan hadits ini yang memakan waktu yang relatif panjang. Para ulama di tahun ke-3 hijriah mulai menyusun hadits dengan sistematis, termasuk memilah berbagai hadits sahih ke berbagai topik. Upaya ini terus berlanjut hingga masa Umar bin abdul Aziz yang memerintahkan Gubernur Madinah saat itu (Abu Bakar bin Muhammad bin Amru bin Hazm) untuk mengumpulkan hadits dari para penghafal di Madinah.

Alhamdulillah, hingga hari ini (berkat pengumpulan yang sistematis dan kehendak Allah swt) kita masih diberikan nikmat membaca hadits shahih dari Rasulullah Saw melalui kitab-kitab populer seperti Sahih Al-Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abi Dawud, dll.

Tidak hanya itu, sejarah mencatat kitab-kitab ilmu tentang bumi yang disusun oleh para ilmuwan Muslim menjadi fondasi majunya peradaban dunia. Kalau hari ini peradaban barat masih yang terunggul, namun sejatinya ia bermula dari karya-karya monumental pemikir Islam yang diterjemahkan ke bahasa Eropa seperti Al-Qanunkarya Ibnu Sina, kitab Al-Jabr karya Khawarizmi, dan kitab Al-Manazhir karya Al-Haiytham.

Fakta-fakta sejarah di atas sepatutnya menjadi bahan bakar semangat bagi pemuda. Dimana hari ini kita disuguhi berbagai teknologi modern dalam pengelolaan dan pengumpulan data secara terpusat, efisien dan tidak terbatas ruang. Istilah popular terkait hal ini adalah Cloud Computing (komputasi awan).

Perusahaan raksasa Google memiliki fitur Google Drive yang bisa diakses di seluruh ponsel pintar. Fitur ini mengizinkan kita meletakkan seluruh berkas ke dalam bentuk digital dan mampu diakses oleh manusia di seluruh dunia. Pengelolaan digital ini mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved