Breaking News:

Penanganan Covid 19

BPOM Ingatkan Tenaga Kesehatan Patuhi Label Warning Vaksin AstraZeneca, Guna Hindari Pembekuan Darah

Petugas kesehatan diharapkan melakukan skrining teliti terhadap sasaran dan mengetahui seksama label warning vaksin AstraZeneca.

Editor: Mursal Ismail
istimewa/Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito saat jumpa pers di Kantor Presiden, Selasa(1/9/2020). 

Petugas kesehatan diharapkan melakukan skrining teliti terhadap sasaran dan mengetahui seksama label warning vaksin AstraZeneca.

SERAMBINEWS.COM - Para tenaga kesehatan diingatkan berhati-hati dalam memberikan suntikan Vaksin AstraZeneca.

Petugas kesehatan diharapkan melakukan skrining teliti terhadap sasaran dan mengetahui seksama label warning vaksin AstraZeneca.

Peringatan ini disampaikan Kepala BPOM, Penny K Lukito

Menurut Penny, hal itu perlu dilakukan guna menghindari kemungkinan kejadian blood clot (trombosis) atau pembekuan darah.

"Sekarang kita tambahkan warning dan statement fact sheet informasi pada tenaga kesehatan yang akan menggunakan AstraZeneca agar berhati-hati dengan resiko yang dikaitkan dengan kejadian trombosis," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (16/4/2021).

Menurut Penny, pihaknya akan terus mencermati perkembangan kasus pembekuan darah yang diduga karena suntikan vaksin AstraZeneca.

Meski demikian, pemberian vaksin AstraZeneca tetap dilanjutkan dengan pertimbangan, kejadian tersebut berdasarkan jumlahnya dengan jumlah suntikan secara internasional termasuk kejadian yang sangat jarang.

"Kita melihat apakah ada urgensi atau distop atau mengaitkan dengan mutu dan kualitas vaksin itu harus hati-hati.

Jadi harus melihat presentase kejadian tersebut. Kejadian AstraZeneca sampai saat ini masih dikatakan kejadian yang sangat jarang," ungkapnya.

Selain itu, berdasarkan hasil kajian yang sudah disampaikan oleh regulator obat di Eropa atau EMA maupun Inggris, menyepakati dan merekomendasikan bahwa vaksinasi masih bisa diteruskan.

"Blood clot tidak ada kejadianya di Indonesia dan tentunya kami mengikuti kejadian di luar, maka kami menyimpulkan penyuntikan Vaksin AstraZeneca tetap dilanjutkan," terang Penny. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hindari Pembekuan Darah, BPOM Ingatkan Nakes Patuhi Label Warning Vaksin AstraZeneca

BERITA LAINNYA TERKAIT VAKSIN ASTRAZENECA

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved