Breaking News:

Dayah Madinatuddiniyah Panen Udang Vannamei

Dayah Madinatuddiniyah Miftahussalam Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya melakukan panen udang Vannamei

DOKUMEN BAITUL MAL ACEH
Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden (tengah) memperhatikan hasil panen udang jenis Vannamei di Dayah Madinatuddiniyah Miftahussalam (MM) Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Kamis (15/4/20210). 

MEUREUDU - Dayah Madinatuddiniyah Miftahussalam Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya melakukan panen udang Vannamei untuk ketiga kalinya, Kamis (15/4/2021).

Sejak 2020 lalu, dayah ini mendapat bantuan serta pembinaan modal usaha dari Baitul Mal (BM) Aceh sebesar Rp 50 juta. "Ini sebagai langkah program pendidikan dayah produktif. Selain belajar ilmu agama, pengurus dayah juga berpikir bagaimana geliat ekonomi untuk kehidupan dayah tetap berjalan dengan baik," sebut Tgk Mustafa,  tehnisi tambak dayah setempat kepada Serambi, Kamis (15/4/2021).

Program usaha ini terus dikembangkan setelah pada hasil panen perdana mencapai 90 kg. Kemudian, disusul panen kedua 115 kg dan terakhir 150 kg. Dengan hasil itu, ke depan dayah akan terus melakukan perluasan lahan menjadi lebih luas lagi.

Menurutnya, hasil panen selama ini dipasarkan ke Medan, Sumatera Utara serta pasar lokal di Pidie Jaya. Di mana  harga mulai Rp 65.000/Kg hingga Rp 70.000/Kg. Hasil panen ini dipergunakan seutuhnya untuk menunjang operasional dayah. Apalagi, saat ini  udang Vannamei sangat diminati di pasar.

" Madinatuddiniyah Miftahussalam merupakan salah satu dayah binaan Baitul Mal Aceh yang sudah mengucurkan dana zakat Rp 50 juta untuk pembangunan kolam, bibit 30.000 benur, serta kebutuhan fasilitas pendukung lainnya,"jelasnya.

Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden kepada Serambi, Kamis (15/4/20210) mengatakan, program zakat produktif merupakan program andalan pihaknya. "Program ini sengaja didesain untuk membantu gampong atau dayah yang memiliki potensi guna pemberdayaan ekonomi  masyarakat," ujarnya.

Ditambahkan, Baitul Mal biasanya melakukan survei sebelum  direalisasikan bantuan atas kelayakan atau tidak. Dari hasil survei sejak awal 2020 lalu, pihaknya mengucurkan bantuan tersebut melalui rekening dayah. "Alhamdulillah, progam ini membuahkan hasil maksimal. Kami berharap langkah pemberdayaan ekonomi demi menunjang biaya operasional dayah,” kata Rahmad Raden.(c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved