Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Viral Video Higgs Domino Game Saat Shalat Berjamaah, Tokoh di Lhokseumawe Minta Polisi Usut Tuntas

Viral video permainan Higgs Domino Game saat shalat berjamaah hingga mengundang kecaman dari berbagai pihak

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
Capture Video/Kolase Serambinews.com
Viral video permainan Higgs Domino Game saat shalat berjamaah hingga mengundang kecaman dari berbagai pihak 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Viral video permainan Higgs Domino Game saat shalat berjamaah hingga mengundang kecaman dari berbagai pihak.

Bahkan tokoh agama dan pemuda di Lhokseumawe meminta kepada polisi untuk mengusut tuntas pelakunya.

Dalam video yang beredar baru-baru ini yang menghebohkan warga.

Terlihat sebuah Hp sedang berlangsung permainan Higgs Domino Game di kaki pria berkemeja warna putih.

Ia dan jamaah lain saat itu sedang berdiri shalat berjamaah.

Baca juga: Gawat! Kasus Chip Higgs Domino di Pidie, Terungkap Dijual Rp 70 Ribu 1B, 20 Pembeli Per Hari

Tapi ada Hp sedang online permainan higgs domino game judi online di depan diantara dua ujung kakinya.

Belum diketahui apakah Hp tersebut milik pria berkemeja putih yang sedang bermain higgs domino game.

Atau Hp tersebut punya orang lain yang diletakkan di kakinya lalu direkam oleh jamaah lain.

Karena dari video terlihat perekam berada dari belakang sebelah kanan disela-sela antara paha jamaah berkemeja putih dengan jamaah lain.

Bisa saja ada orang iseng yang meletakkan Hp permainan higgs domino game sesaat demi konten.

Baca juga: 3 Pelaku Transaksi Chip Domino Ditangkap di Pidie Jaya, Polisi Sita HP, Uang Tunai dan Chip 43 B

Hingga kini belum diketahui lokasi kejadian dan waktu rekamanannya. 

Namun, video itu beredar selama awal bulan Ramadhan ini.

Tapi yang pasti video permainan higgs domino game sedang shalat berjamaah telah beredar hingga viral. 

Beredarnya video tersebut membuat netizen geram dan mengecam keras atas perbuatannya yang dinilai telah melecehkan agama Islam.

Salah satunya diungkapkan Abdul Gani Haitamy selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Lhokseumawe yang ikut mengutuk keras pelaku dalam video berdurasi 7 detik itu.

Baca juga: Gadis Aceh Utara Menikah Dengan Polisi Turki, Rela Resign Kerja & Jual Motor Demi Pria Dikenal di FB

Meski belum mengetahui dimana lokasi video tersebut diambil, namun dinilai telah melecehkan dan menistakan agama Islam. 

Karena tindakannya sungguh itu suatu tindakan di luar logika orang sehat.

Menurutnya itu perbuatan yang dilakukan oleh orang yang tidak normal. 

"Kemungkinan yang bersangkutan tersandera dengan penyakit autis atau gangguan saraf, ini perlu di periksa ke dokter," kata Abdul Gani kepada Serambinews.co, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Warga Langsa Tertipu Investasi Bodong Ratusan Juta, Serahkan Mobil CRV dan Uang, Begini Ceritanya

Sehingga Ia meminta pihak kepolisian segera mengusut dan menangkap pelaku yang jelas-jelas melakukan penistaan terhadap agama Islam. 

Apalagi video ini sudah viral dan  sangat meresahkan menyangkut rusaknya akidah generasi anak muda di negeri ini. 

"Kami selaku tokoh pemuda Muhammadiyah tidak menerima perlakuan oleh pelaku.

Maka Kami minta pihak Polda Aceh untuk menurunkan Tim Siber Polisi yang harus melacak kebenaran video tersebut," pintanya.

Baca juga: Asam Lambung Naik, Ini 4 Pertolongan Pertama Untuk Meredakannya

Abdul Gani juga sangat berharap pada Polisi untuk memastikan kebenaran tindakan yang tidak patut dicontoh itu.

"Kalau faktor kesengajaan maka perlu diberikan sanksi yang setimpal sesuai aturan yang berlaku di Indonesia dan di Serambi Mekah tercinta ini,” ujarnya. 

Hal serupa juga diungkapkan Ketua KNPI Kota Lhokseumawe M Ajuar juga mendesak pihak penegak hukum khususnya di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Baca juga: Alijullah, Anak Sigli Jadi Lurah Paris, Sang Penumpang Gelap Jalani Dua Kali Puasa di Masa Pandemi

Ia meminta untuk segera menangkap pelaku tersebut sekaligus meringkus para penjual chip domino.

Karena menurutnya selama aktivitas game online yang dimaksud sudah sangat meresahkan masyarakat luas.

"Kita minta tindakan tegas dari pihak kepolisian khususnya di wilayah Polres Lhokseumawe," pinta M Ajuar.

Ia menambahkan ini demi menyelamatkan anak bangsa di tanah air ini dari pengaruh game online. 

"Polisi harus segera bertindak, tidak bisa didiamkan terlalu lama, ini efeknya bisa merembes ke generasi yang lain,” tegasnya. (*)

Baca juga: Setelah Shalat Tarawih dan Witir, Bolehkan Shalat Tahajud? Begini Penjelasannya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved